IndonesianArabicEnglishRussianGermanChinese (Simplified)JapaneseTurkish

Tiga Tentara Israel Ditahan Karena Lempar Bom Rakitan ke Warga Palestina

Tentara Israel mengamankan lokasi serangan tabrak mobil di pos pemeriksaan Maccabim di Tepi Barat, dekat pemukiman Israel Beit Horon, Rabu, 2 November 2022. Seorang warga Palestina menabrakkan mobilnya ke seorang perwira tentara Israel di dekat pos pemeriksaan di wilayah pendudukan. Tepi Barat Rabu, melukainya dengan serius, kata militer Israel. Petugas itu menembaki pria itu, kata militer, dan menurut warga Palestina, dia meninggal segera setelah itu.

Pelemparan bom rakitan ini sebagai balas dendam atas penyitaan jasad remaja Israel

TEL AVIV — Tiga tentara Israel ditahan pada Senin (28/11/2022) setelah diduga melemparkan bom rakitan ke warga Palestina di dekat Kota Bethlehem, Tepi Barat. Aksi melempar bom rakitan ini sebagai balas dendam atas penyitaan jasad seorang remaja Israel oleh Palestina pada pekan lalu.

Kekerasan di wilayah pendudukan Tepi Barat telah mengalami peningkatan sejak Maret. Pada Rabu (23/11/2022), orang-orang bersenjata Palestina menyita jasad seorang siswa sekolah menengah Druze Israel dari sebuah rumah sakit di Kota Jenin. Jasad itu dibawa setelah kecelakaan mobil.

 

Insiden tersebut memicu harapan bahwa militer Israel dapat melancarkan serangan untuk mengambil kembali jasad remaja tersebut. Tapi jasad remaja itu diam-diam dikembalikan setelah negosiasi selama 30 jam.

BACAAN LAIN:
Presiden Mesir Bertemu Menlu AS

Orang-orang bersenjata itu tidak menyebutkan tuntutan mereka menyita jasad remaja Israel. Namun pada saat yang sama warga Palestina menggelar aksi protes di Jenin. Warga Palestina itu menuntut pembebasan jenazah kerabat mereka yang ditahan Israel.  Druze adalah komunitas Arab di Israel yang anggotanya bertugas di angkatan bersenjata.

BACAAN LAIN:
Departemen Kehakiman AS Blokir Dua Perusahaan Senjata Api

Militer Israel mengatakan, mereka telah meluncurkan penyelidikan atas serangan terhadap warga Palestina di dekat Bethlehem pada Senin (28/11/2022) oleh tentara Druze Israel. Tetapi militer tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan, jika insiden itu terbukti sebagai tindakan balas dendam, maka militer harus bertanggung jawab secara penuh. Menurut Gantz, militer Israel tidak semestinya main hakim sendiri.

“Tentara Israel tidak melakukan hukum dengan tangan mereka dan membalas dendam,” ujar Gantz.

sumber : Reuters

Sumber: Republika

0
senang
Senang
0
sedih
Sedih
0
terganggu
Terganggu
0
terkejut
Terkejut
0
parah
Parah
Tiga Tentara Israel Ditahan Karena Lempar Bom Rakitan ke Warga Palestina
Login

Halaman Login/Daftar Harian Aceh Indonesia, jika belum punya akun silahkan buat akun sekarang untuk memanfaatkan keistimewaannya, dan sepenuhnya gratis!