BANDA ACEH – Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kiki Yuliati, memuji pencapaian Dinas Pendidikan Aceh dalam pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan. Dia juga mengatakan pencapaian ini menunjukkan komitmen Dinas Pendidikan Aceh dalam mendukung pendidikan vokasi yang digalakkan pemerintah pusat.
“Tidak hanya banyak, (pembentukan BLUD di SMK oleh Dinas Pendidikan Aceh) juga cepat,” kata Kiki sebelum meluncurkan BLUD SMK se-Aceh di Kompleks SMK 1, 2, 3 Banda Aceh, Jumat, 17 Maret 2023.
Dalam urusan ini, Pemerintah Aceh memang pantas bersyukur. Aceh daerah dengan jumlah BLUD SMK terbanyak di tingkat nasional. Dari 153 SMK di Aceh, 68 di antaranya telah membentuk BLUD. Pencapaian ini berada di atas DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Kiki juga berpesan agar seluruh kepala SMK, selaku CEO BLUD, berdiskusi secara intensif dengan pemerintah dan pengusaha di daerah agar BLUD SMK dapat mengisi ceruk pasar yang ada sesuai dengan keunggulan yang dimiliki pada masing-masing sekolah.

Kiki mengatakan salah satu potensi besar yang dapat dimanfaatkan adalah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional 2024 yang bakal digelar di dua tempat, Aceh dan Sumatera Utara. Namun dia juga mengingatkan agar BLUD SMK tidak melupakan nilai sosial dan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Penjabat Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki, berharap SMK yang belum berstatus BLUD untuk segera berbenah untuk menaikkan status. Lewat BLUD, kata Ahmad Marzuki, sekolah-sekolah tidak terlalu bergantung pada anggaran dari pemerintah untuk membenahi sekolah.
“Kita punya PEMA (PT Pembangunan Aceh–perusahaan milik Pemerintah Aceh) dan Bank Aceh. Cari potensi yang ada di masing-masing sekolah dan berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Aceh,” kata Ahmad Marzuki.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, mengatakan seluruh pencapaian yang didapat oleh SMK di Aceh saat ini bakal sempurna jika seluruh SMK mendapatkan status BLUD. Dia mengatakan, dengan status ini, SMK memiliki acuan hukum untuk mengembangkan potensi di sekolah masing-masing.
Alhudri juga menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk mengembangkan jaringan bisnis SMK ke perusahaan-perusahaan yang ada di Aceh. Baik dalam bentuk kerja sama penyediaan tenaga kerja siap pakai ataupun dalam pengembangan bisnis.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler