Minggu, 19/05/2024 - 06:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LINGKUNGAN

BNPB: Puluhan Ribu Jiwa Terdampak Banjir dan Cuaca Ekstrem

Warga bersama petugas terkait berupaya menambal tanggul Sungai Cigede yang jebol dengan karung berisi pasir di lokasi banjir bandang, di Kampung Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (15/1/2024). Hingga saat ini warga dan petugas terkait masih melakukan penanganan pasca banjir, termasuk penyaluran bantuan untuk korban banjir.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian banjir dan cuaca ekstrem pada pekan kedua Januari 2024, berdampak pada puluhan ribu jiwa di Indonesia.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam Disaster Briefing diikuti daring di Jakarta, Senin (15/1/2024), menyebut 38 kejadian bencana tercatat pada pekan 8-14 Januari 2024.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses ada Pelantikan Direktur PT PEMA dan Kepala BPKS
Berita Lainnya:
Banjir Terjang Luwu Sulsel, 14 Orang Meninggal Dunia

“Untuk banjir memang cakupan dari warga terdampak mungkin itu sangat besar, ada misalkan dalam satu pekan 49.000 rumah terdampak, ada 58.000 masyarakat mengungsi dan terdampak, tapi khusus untuk korban jiwa yang harus kita waspadai adalah kondisi-kondisi dari tanah longsor,” ujar Abdul.

ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hardiknas dari Bank Aceh Syariah

Salah satu kejadian yang menjadi atensi BNPB adalah longsor yang terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang merupakan daerah kawasan wisata pemandian masyarakat sempat. Abdul mengatakan longsor dapat terjadi sangat cepat, sehingga perlu kewaspadaan pengelola dan wisatawan yang mengunjungi lokasi itu.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
Berita Lainnya:
World Water Forum Bakal Bahas Pengelolaan Prediksi Cuaca

 

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

“Ini yang memang harus benar-benar kita siapkan kewaspadaan masyarakat, karena kejadian-kejadian tanah longsor ini terjadinya sangat cepat,” kata dia.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

Kejadian cuaca ekstrem selama sepekan, menurut Abdul, telah banyak merusak bagian atap rumah-rumah masyarakat. Namun yang menjadi perhatian apabila material yang terbawa, seperti atap, baliho, papan reklame, atau pohon besar, yang dapat mencederai masyarakat di sekitarnya.

ADVERTISEMENTS

Abdul mengatakan kondisi tersebut perlu untuk diwaspadai mengingat musim hujan masih akan sampai di paling tidak di akhir Februari.

ADVERTISEMENTS

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi