Selasa, 30/04/2024 - 00:12 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Drama Berbalas Cuitan dengan PM Inggris, Jubir Israel Mengundurkan Diri

ADVERTISEMENTS

Warga Palestina mengantri untuk menerima makanan gratis di kamp pengungsi Jabaliya di Jalur Gaza pada Senin, (18/3/2024).

ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Thantawi Ishak mantan Komisaris Utama Bank Aceh

YERUSALEM — Juru bicara pemerintah Israel Eylon Levy pada Ahad (31/3/2024) mengundurkan diri di tengah kegaduhan akibat kritikannya terhadap Menteri Luar Negeri Inggris, David Cameron. Pengunduran diri Levy terjadi tiga pekan setelah dia diskors menyusul keberatan Kementerian Luar Negeri Inggris tentang cuitan yang menanggapi pernyataan Cameron soal bantuan kemanusiaan ke Gaza.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA
ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah

Di akun X miliknya, Levy mengubah biodatanya menjadi “Mantan Juru Bicara Pemerintah Israel.” “Kita tak perlu menjadi juru bicara untuk berbicara mewakili Israel,” katanya.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

Pada 8 Maret 2024, Cameron mengatakan, Inggris terus mendesak Israel agar mengizinkan lebih banyak truk masuk ke Gaza sebagai cara tercepat untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Jubir Israel itu lantas menanggapi pernyataan Cameron di X dengan mengatakan, “Saya harap Anda (Menteri Inggris Cameron) juga menyadari bahwa TIDAK ada batasan masuk untuk makanan, air, obat-obatan, atau perlengkapan pengungsian ke Gaza.”

ADVERTISEMENTS
Berita Lainnya:
Media Gaza: Statistik AS dan Israel Mengenai Bantuan tentang Bantuan Hanya Tipu-tipu

“Faktanya penyeberangan memiliki kapasitas yang BERLEBIHAN,” tuturnya. “Tes kami. Datangkan 100 truk lagi setiap hari ke Kerem Shalom dan kami akan mengizinkannya,” kata Levy, menambahkan.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil

Saat wawancara dengan The Times of Israel pada Ahad, Levy mengaku merasa sulit untuk percaya” bahwa penangguhan dirinya “sebenarnya berkaitan dengan cuitan David Cameron padahal saya mencuitkan soal kebijakan dan fakta pemerintah. “Saya tentu saja berpikir bahwa salah satu pelajaran yang harus dipetik untuk perang selanjutnya– ya Tuhan, tidak akan ada perang berikutnya- adalah memperbaiki respons kami terhadap komunikasi krisis.”

Pengunduran Levy terjadi ketika Israel melanjutkan serangan-serangannya yang mematikan di Jalur Gaza usai serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang di pihak Israel. Sejak itu, hampir 32.800 warga Palestina terbunuh dan 75.300 lainnya terluka akibat kehancuran massal dan krisis kebutuhan pokok.

Berita Lainnya:
Korsel, Jepang ,dan AS Libatkan Kapal Induk dalam Latihan Gabungan

Israel melakukan pengepungan yang melumpuhkan Jalur Gaza hingga menyebabkan penduduk Gaza, khususnya di wilayah Gaza utara, berada di ambang kelaparan. Perang Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza terpaksa mengungsi di tengah krisis makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Israel dalam gugatan yang dilayangkan di Mahkamah Internasional (ICJ) dituduh melakukan genosida. ICJ pada Kamis (28/3/2024) meminta Israel berbuat lebih banyak untuk mencegah kelaparan di Gaza.

 

sumber : Antara, Anadolu

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi