Kamis, 30/05/2024 - 10:14 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIENERGI

Smelter Freeport di Gresik Capai 94 Persen, Juni Siap Beroperasi  

 JAKARTA — Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas mengatakan saat ini progres pembangunan smelter Gresik mencapai 94 persen. Pada Mei ini, ditargetkan akan selesai pembangunannya.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

“Sekarang sudah 94 persen, Mei ini selesai. Nanti mulai beroperasi pada Juni. Namun, baru bisa memproduksi katoda tembaganya pada Agustus,” kata Tony saat ditemui di rumah Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Rabu (10/4/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

Namun, Tony memastikan pada 2024 secara bertahap pabrik pemurnian tembaga tersebut sudah bisa beroperasi 100 persen. Tahap awal di Agustus baru bisa dimulai dengan kapasitas 850 ribu ton atau sekitar 50 persen dari kapasitas produksi.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Pianis Tony Wenas Bakal Gelar Konser Tunggal, Gandeng Once Hingga Ruth Sahanaya

“Karena proses pemurniannya butuh kira-kira tiga minggu. Jadi Agustus awal kita isi, akhir Agustus keluar katoda tembaganya,” kata Tony. 

 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Smelter tembaga ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia dengan kemampuan memurnikan konsentrat tembaga berkapasitas produksi 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan
Berita Lainnya:
Menteri ESDM Sebut Revisi PP 96/2021 Hampir Rampung

Produksi emas di smelter PTFI Gresik ini mencapai 50 ton per tahun dan 150-200 ton perak per tahun. Produk sampingan dari lumpur anoda dalam proses peleburan menghasilkan emas dan perak murni mencapai 6 ribu ton per tahun.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action

Produk sampingan lainnya, yakni asam sulfat sebanyak 1,5 juta ton per tahun, terak tembaga 1,3 juta ton per tahun, dan gipsum 150 ribu ton per tahun.

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi