ADVERTISMENT
OPINI
OPINI

Menilik Pengaruh Indonesia Mengantisipasi Ekslasi Timur Tengah

Kelicikan ini tampak jelas sebagaimana para pemimpin eropa dan uni eropa yang menolak menetapkan IRGC sebagai teroris sebagaimana permintaan Israel dan juga bukan karena mereka melihat kebenaran tentang siapa teroris sesungguhnya namun lebih kepada perlindungan kepentingan mereka. Tentu secara ekonomi dan politik, sebagaimana sikap mereka yang ambigu terhadap Israel meski mata mereka secara jelas melihat fakta, Israel melakukan genoside, pencurian mayat, kezaliman dan serentetan kriminal lainnya. Mengapa masih memunculkan pembelaan?

Bertambah parah dengan diamnya pemimpin muslim, de-eskalasi yang dimaksud juga bukan dengan tujuan menghabisi Israel, tapi lagi-lagi kepentingan ekonomi dan politik. Meski secara diplomatik Indonesia tidak berhubungan dengan Israel, namun juga tak menjadikan Israel sebagai musuh yang menjajah negeri muslim lainnya. Padahal jelas, seluruh negeri muslim, tak hanya Palestina saat ini membutuhkan perisai hakiki guna membebaskan mereka dari pengaruh dan penjajahan kafir barat.

Berita Lainnya:
Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Seandainya saja seluruh negeri muslim berikut pemimpinnya bersatu dalam satu barisan melawan penjajah, tentulah rengekan Israel tidak pernah ada sebab mereka telah dimusnahkan.

Persatuan itu butuh dimanifestasikan dalam bentuk institusi negara yang berdasar akidah, yaitu khilafah. Kepemimpinannya tunggal yaitu satu Khalifah saja, banyak hadis dan ayat Alqur’an yang menyebutkan kewajiban menegakkannya, khilafahlah satu-satunya orang yang boleh menyerukan jihad fi sabilillah guna menebas habis penjajahan.

Berita Lainnya:
Siprus – Destinasi Utama Uni Eropa bagi Broker Forex & Perusahaan Prop Trading

Rasulullah saw. bersabda, “Pemimpin itu adalah perisai dalam memerangi musuh rakyatnya dan melindungi mereka. Jika pemimpin itu mengajak rakyatnya kepada ketakwaan kepada Allah dan bersikap adil, pemimpin itu bermanfaat bagi rakyat, tetapi jika dia memerintahkan selain itu, pemimpin tsb merupakan musibah bagi rakyatnya.”(HR. Muslim).

Maka, tak ada cara lain selain mencabut kepercayaan rakyat terhadap sistem kapitalisme sekuler ini dan menggantinya dengan syariat Islam. Wallahualam bissawab.

image_print
1 2 3
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya