Jumat, 14/06/2024 - 20:18 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Tomat dan Bawang Merah Penyumbang Inflasi di NTT, Kok Bisa?

 KUPANG — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Timur menyatakan bahwa tomat dan bawang merah menjadi komoditas utama penyumbang inflasi di Provinsi NTT.

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

“Kenaikan harga tomat sejalan dengan pola historisnya di tengah belum dimulainya musim panen tomat.” kata Kepala Perwakilan BI wilayah Nusa Tenggara Timur Agus Sistyo Widjajati dalam keterangan yang diterima di Kupang, Ahad (5/5/2024).

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Berdasarkan pengakuan dari beberapa pedagang tomat di pasaran, harga tomat per kilogram bisa mencapai Rp15 sampai Rp20 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Selain tomat, inflasi komoditas hortikultura juga terjadi pada bawang merah, sejalan dengan kenaikan harga yang terjadi secara nasional.

Kenaikan harga secara nasional didorong oleh kendala produksi akibat gangguan cuaca pada beberapa daerah sentra di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Komoditas Tomat dan bawang merah menjadi pendorong inflasi setelah konsisten menjadi penyumbang inflasi selama tiga bulan berturut-turut di tahun 2024, beras tercatat menjadi komoditas utama penyumbang deflasi di bulan April.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Tanggapan Singkat Puan Atas Kelakar Megawati Soal Tukar Jabatan
ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

Namun menurut Agus inflasi provinsi berbasis kepulauan itu pada momen Idul Fitri 1445 Hijriah 2024 pada April lalu tetap terjaga. Sebab secara umum inflasi NTT sebesar 0,31 persen month to month atau 2,35 persen year on year (yoy).

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

“Level inflasi ini terkendali dalam rentang sasaran 2,5 plus minus 1 persen 1 persen. Inflasi didorong oleh peningkatan harga sejumlah komoditas seperti tomat, angkutan udara, emas perhiasan, bawang merah, dan jeruk nipis,” kata Agus.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Secara spasial Agus menjelaskan bahwa inflasi tertinggi terjadi di Kota Maumere Kabupaten Sikka yang mencapai 1,10 persen mtm, sedangkan deflasi hanya terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebesar minus 0,27 persen mtm.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
ADVERTISEMENTS

Berdasarkan angka sementara BPS, produksi beras nasional tercatat meningkat sebesar 45,62 persen (yoy), sementara produksi beras NTT tercatat terkontraksi sebesar 34,70 persen (yoy) pada bulan April 2024.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard
Berita Lainnya:
Mesin Pesawat Bawa Jamaah Haji Terbakar, Ini Kronologinya Menurut Dirut Garuda

Kondisi ini terjadi seiring dengan pergeseran musim tanam akibat pengaruh El Nino yang berpotensi menurunkan produksi beras NTT sebesar 30,85 persen (yoy) pada triwulan II 2024.

Dia menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia akan senantiasa ditingkatkan dalam menjaga inflasi di Provinsi NTT melalui berbagai strategi untuk mendorong ketahanan pangan.

Strategi jangka pendek dilakukan melalui penguatan ketersediaan pasokan, sementara peningkatan produktivitas merupakan strategi jangka panjang.

Sejalan dengan strategi tersebut, program pengendalian inflasi untuk mendorong ketahanan pangan dilakukan melalui dukungan operasi pasar murah, monitoring harga dan pasokan bahan makanan, kerja sama antar daerah (KAD), program piloting dan pendampingan dengan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Selain itu juga penguatan peran offtaker dan peningkatan nilai komoditas melalui hilirisasi serta mendorong peran mahasiswa sebagai agen perubahan untuk memberikan edukasi penerapan teknologi dan manajemen keuangan usaha pertanian.

sumber : Antara

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَىٰ وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ البقرة [62] Listen
Indeed, those who believed and those who were Jews or Christians or Sabeans [before Prophet Muhammad] - those [among them] who believed in Allah and the Last Day and did righteousness - will have their reward with their Lord, and no fear will there be concerning them, nor will they grieve. Al-Baqarah ( The Cow ) [62] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi