Jumat, 19/07/2024 - 00:25 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

NASIONAL
NASIONAL

Mengapa Polda Jabar Ralat Jumlah Buron Kasus Pembunuhan Vina Setelah Pegi Ditangkap?

Sosok Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan pelaku utama pembunuhan Vina dan Ekky di Cirebon tahun 2016, di hadirkan saat konferesi pers di Mapolda Jabar, Ahad (26/5/2024). Dalam kesempatan itu disampaiakn proses penangkapan terhadap pelaku yang buron berlangsung lama karena pelaku mengubah identitasnya saat pindah ke Kabupaten Bandung tahun 2016 silam. Usai acara rilis, kepada wartawan Pegi membantah telah melakukan pembunuhan terhadap dua sejoli tersebut.

oleh Muhammad Fauzi Ridwan

Tersangka utama kasus pembunuhan Vina dan temannya, Eky yang terjadi pada 2016 silam, Pegi Setiawan alias Perong pada Ahad (26/5/2024) akhirnya dihadirkan ke publik oleh Polda Jawa Barat (Jabar). Pegi sempat buron selama 8 tahun sebelum akhirnya ditangkap pada Selasa (21/5/2024) lalu di Bandung, Jawa Barat.

Berita Lainnya:
Disebut Menghilang dari Kasus Vina Cirebon, Akhirnya Keberadaan Ayah Eky Iptu Rudiana Diketahui, Ternyata Bersembunyi di Balik..

Tidak hanya menghadirkan sosok Pegi, Polda Jabar kemarin sekaligus meralat jumlah buron dari sebelumnya tiga orang menjadi hanya Pegi seorang. Jumlah tersangka yang sebelumya 11 orang, juga diralat menjadi sembilan.

“Tersangka bukan 11 tapi sembilan, DPO (buron) satu,” ucap Direktur Kriminal Umum Kombes Pol Surawan saat sesi konferensi pers di Mapolda Jawa Barat, Ahad (26/5/2024).

Selama penyidik melakukan pemeriksaan, Surawan mengatakan, para tersangka memberikan keterangan yang berbeda-beda tentang pelaku yang buron. Surawan menyebut para tersangka menyebut pelaku yang buron mulai dari lima orang, tiga orang hingga akhirnya satu orang.

Berita Lainnya:
Pengacara Ungkap Pegi tak Pernah Dikonfrontasi dengan Iptu Rudiana, Aep, dan Sudirman

“Dilakukan penyelidikan, dua nama yang disebutkan asal sebut,” kata Surawan.

Surawan melanjutkan, total tersangka mencapai sembilan orang. Di mana, delapan orang melakukan persetubuhan sedangkan satu orang tidak.

Saat dihadirkan ke publik, Pegi Setiawan mengenakan baju tahanan biru dan diborgol dikawal ketat oleh petugas. Surawan dan Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast hadir di acara rilis Ditreskrimum Polda Jabar itu.

“Kita yakinkan bahwa PS adalah ini, STNK (sepeda motor) yang digunakan saat kejadian kita mengamankan. Kita cek kartu keluarga, ini adalah Pegi Setiawan,” ucap Surawan di Mapolda Jabar, Ahad (26/5/2024).

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ ۖ فَمَن شَاءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَاءَ فَلْيَكْفُرْ ۚ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا ۚ وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ ۚ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا الكهف [29] Listen
And say, "The truth is from your Lord, so whoever wills - let him believe; and whoever wills - let him disbelieve." Indeed, We have prepared for the wrongdoers a fire whose walls will surround them. And if they call for relief, they will be relieved with water like murky oil, which scalds [their] faces. Wretched is the drink, and evil is the resting place. Al-Kahf ( The Cave ) [29] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi