BANDA ACEH – Saksi Partai Golkar bernama Adin dikabarkan hilang sebelum memberikan kesaksian dalam sidang sengketa Pileg di Mahkamah Konstitusi (MK).
Kuasa hukum Partai Golkar, Michael, menyampaikan kronologi hilangnya Adin sesuai dengan Surat Keterangan Orang Hilang yang dikeluarkan Polsek Teluk Ambon, Maluku.
Michael menyebut, pada tanggal 26 Maret 2024, sekira pukul 20.30 WIT, saksi Adin pergi makan bersama pamannya, Ali Mahulette.
Namun, setibanya di rumah makan Padang, Adin merasa mual hingga meminta izin sang paman untuk pulang duluan ke rumah kontrakan milik Ali Mahulette.
“Tetapi, sampai di rumah yang bareng sama dia ini (Ali Mahulette alias paman saksi), Adin udah enggak ada (hilang),” kata Michael, saat dihubungi, Selasa (28/5/2024) malam.
Hingga Senin, kata Michael, Adin sulit untuk dihubungi lantaran ponselnya tidak aktif.
“Kita sih enggak suudzon atau gimana juga. Cuma, (Adin) saksi perkara 256 untuk TPS 10 Desa Wakasihu itu. Kehadirannya itu dibutuhkan untuk proses pemeriksaan saksi di MK,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, tiket pesawat untuk saksi Adin berangkat ke Jakarta telah disediakan dan dijadwalkan terbang pada Senin pukul 13.00 siang.
Hal itu untuk memastikan saksi Adin dapat memberikan kesaksian di persidangan, Selasa (27/5/2024).
Michael mengaku tidak berani berspekulasi mengenai dugaan kehilangan saksi Adin lantaran kesaksian yang akan disampaikannya di dalam persidangan di MK tersebut.
“Kalau itu saya enggak bisa berspekulasi. Yang jelas, saksi kami enggak ada untuk hadir di MK,” ucapnya.
Saksi Golkar Hilang
Sebelumnya, kuasa hukum Partai Golkar pada perkara sengketa pileg nomor 256 mengungkapkan, terdapat satu dari empat saksi yang mereka siapkan untuk hadir di persidangan, hilang di Jakarta.
Dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Legislatif, pada Selasa (28/5/2024), saksi tersebut diketahui bernama Adin dan berasal dari Ambon, Maluku.
Hal itu bermula saat Hakim Saldi Isra mengonfirmasi saksi yang hadir dalam persidangan.
Ternyata, ada satu dari empat saksi Pemohon yang tidak hadir.
“Kita akan masuk sesi ke perkara nomor lima untuk Provinsi Maluku, ini nomor perkaranya nomor 256 kita cek saksi yang diajukan oleh pemohon itu ada empat orang, Pak Aziz Mahulete, Pak Haipan Tomagola, Ibu Fatimah Sia, Pak Adin enggak ada, ya?” ucap Saldi, dalam persidangan, Selasa.
Kuasa hukum Golkar kemudian meminta izin kepada Saldi untuk menjelaskan hal yang sebenarnya terjadi terkait ketidakhadiran saksi Adin.
“Boleh saya sampaikan alasan, majelis?” tanya kuasa Golkar.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Untuk Mengatasi lupa PIN (BRimo) Anda bisa menghubungi CS BRi…
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Berita Terpopuler