ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONALEDUKASI

Bikin Trenyuh! Siswa SD di Gorontalo Bawa Pulang Makan Bergizi Gratis: di Rumah Tak Ada Nasi!

BANDA ACEH – Video siswa SD di Gorontalo Sulawesi Utara viral lantaran membungkus makan bergizi gratis untuk dibawa pulang.Kejadian itu terekam dari akun TikTok Rasni Adam yang viral dan jadi sorotan warganet.

Momen pembagian makan bergizi gratis (MBG) ini sudah dinantikan dan para siswa mulai menyantap makanan yang disajikan.

Namun ada satu anak membuka sekotak makanan dan kembali menutupnya.

Setelah diusut, rupanya makanan itu hendak dibawanya pulang untuk sang mama.

“Kenapa tak dimakan?” tanya perekam video itu.

“Mau kasih makan mama,” jawabnya.

“Kenapa mau kasih makan mama?” tanyanya lagi.

Berita Lainnya:
Ngamuk! Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan di Timur Tengah

“Tak ada nasi di rumah.”

Apa yang disampaikan si anak itu pun membikin trenyuh warganet dan memantik komentar.

Beberapa komentar itu lantas mengenang masa kecilnya saat sekolah dulu yang bahkan untuk jajan saja tak mampu.

“Makasih pak Prabowo, masih banyak orang kelaparan di luar sana, makan gratis ini sangat membantu,” tulis @Biroh.

“Nangis gue tiap FYP. Inget dulu berangkat sekolah sering perut kosong. Soalnya, nenek belum beli beras, terus siang hari lapar, jadi kuli jastip teman beli jajanan biar dapat jajan,” tulis @Nina.

Akun mutmut pun ikut trenyuh. “Di rumah tak ada nasi. Kata-kata ini langsung bikin sedih,” tulisnya.

Berita Lainnya:
Viral MBG Berisi Lele Mentah dan Masih Hidup, Politikus PDIP Tantang Pejabat BGN Ikut Mencicipi

“Dari program makan gratis secara tidak langsung kita bisa mendata orang-orang yang benar-benar tidak mampu dalam ekonomi,” komentar alfaresaanggriawan.

MBG dilaksanakan serentak di 190 titik yang tersebar di 26 provinsi pada hari perdananya, 6 Januari 2025.

Pemerintah menargetkan program MBG dapat menyentuh tiga juta penerima manfaat selama Januari hingga Maret 2025, yang terdiri dari balita, santri, siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan ibu hamil serta ibu menyusui.

Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga mencapai 15 juta pada akhir tahun 2025.***

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya