ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONAL

Kampus UNISBA dan Unpas Bandung Diberondong Gas Air Mata Dini Hari, 3 Satpam Terkapar Lemas

BANDA ACEH – Kampus Universitas Islam Negeri Bandung (UNISBA) di Jalan Tamansari No. 1 Bandung, Jawa Barat diberondong tembakan gas air mata oleh aparat kepolisian.

Kejadian ini terjadi pada Senin sekitar pukul 23.30 WIB. Selain kampus Unisba, hal serupa juga terjadi di Universitas Pasundan (Unpas) Bandung.

Dari video yang diunggah akun info.mahasiwaunisba, tampak beberapa anggota korps Bhayangkara menembakkan gas air mata ke dalam area kampus yang tampak kelihatan gelap.

Kejadian ini pun sontak membuat para mahasiswa yang berlindung di kampus berteriak lantang agar aparat menghentikan aksi represif ini. Hal ini karena mengakibatkan beberapa orang mengalami sesak nafas, termasuk 3 Satpam kampus.

Berita Lainnya:
Menu Berbelatung hingga Lauk Basi, 47 Dapur Makan Bergizi Gratis Disetop Operasi Sementara

Dari unggahan akun tersebut, Satpam yang terkena efek gas air mata tersebut terkapar lemas. Mereka mendapatkan pertolongan dari beberapa mahasiswa UNISBA.

‘’Pak tarik nafas,’’ ucap salah seorang mahasiswa memberika oksigen portable pada salah seorang petugas keamanan kampus yang terluka.

Di lain pihak, mahasiswa lain mengabarkan jika kondisi kampus sudah tidak kondusif. Sehingga meminta rekan-rekan mereka tak datang ke kampus.

“Gas air mata baru aja ditembakan ke dalam kampus Taman Sari 1, korban banyak yang kena, satpam juga pada kena. Kalau ada yang kepikirian ke kampus, jangan ke kampus dulu ya, ini sudah tidak kondusif banget, mobil barakuda lewat ‘’ ujar salah satu pria yang mengunggah video dalam akun tersebut.

Berita Lainnya:
JK Apresiasi Rencana Prabowo Jadi Mediator: Niat Baik, tapi Israel-Palestina Saja Sulit Didamaikan

Menurut, dia, kejadian ini tak hanya terjadi di kampusnya, namun juga terjadi di Kampus Unpas yang menjadi pos evakuasi bagi mahasiswa yan terluka dalam aksis unjuk rasa di Kota Kembang.

‘’Di Unpas juga kena teman-teman. Di Unpas jadi pos evakuasi” imbuhnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak kampus atas kejadian mencekam yang terjadi di area pendidikan pada Senin (1/9) malam hingga Selasa (2/9) dini hari tersebut.

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya