ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONAL

Jokowi Masih Mencengkeram Institusi Penegak Hukum

BANDA ACEH -Tidak bernyalinya aparat Kejaksaan meringkus terpidana kasus pencemaran nama baik Jusuf Kalla, Silfester Matutina, makin menguatkan dugaan Joko Widodo alias Jokowi masih mencengkeram kuat institusi penegak hukum, baik di kepolisian, kejaksaan hingga KPK.

Demikian penilaian Koordinator Non Litigasi Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi & Aktivis, Ahmad Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat 2 Januari 2025.

“Inilah yang menjadi sebab problem tidak berwibawanya hukum dan institusi penegak hukum saat ini,” kata  Khozinudin.

Berita Lainnya:
KPK Sebut Gus Alex Aktor Kunci dalam Skandal Kuota Haji

Menurut Khozinudin, publik dapat melihat secara terang benderang, Kejaksaan tanpa malu lagi tampil telanjang di hadapan publik dengan menunjukan ketidakberdayaannya dalam menangani kasus Silfester,

“Muka Kejaksaan ibarat tercoreng arang oleh kasus Silfester,” kata Khozinudin.

“Sayangnya, tak ada inisiatif yang serius dari Kejagung untuk membersihkan arang hitam di wajah institusinya,” sambungnya.

Berita Lainnya:
Usai Jokowi, Giliran Anies Baswedan Soroti Gugatan ke MK Soal Keluarga Presiden Dilarang Nyapres

Malahan, Kejaksaan justru asyik memainkan peran badut atas muka yang tercoreng arang. Mereka tanpa malu membuat statement yang lucu dan sangat menggelikan.

“Sebagai rakyat, rasanya kita harus mulai terbiasa tertawa atas kinerja aparat kita, meskipun sejatinya kinerja itu sangat menyakitkan bagi asa keadilan hukum di negeri ini,” pungkas Khozinudin.

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya