DUNIA
INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Rudal CM-320 China untuk Iran Mampu Hancurkan Kapal Induk, AS Bisa Dipermalukan

BANDA ACEHIran sedang dalam proses membeli rudal jelajah supersonik CM-302 dari China. Senjata ini dilaporkan mampu menghancurkan kapal induk Amerika Serikat (AS).

Menurut laporan Reuters, para pejabat Teheran sedang dalam negosiasi lanjutan dengan Beijing untuk membeli senjata berbahaya tersebut.

Baca Juga: Iran Segera Beli Rudal Jelajah Anti-Kapal Supersonik dari China

Mengutip enam sumber, laporan itu mengatakan bahwa negosiasi yang dimulai dua tahun lalu tersebut dipercepat setelah perang 12 hari antara Israel dan Iran Juni lalu.

Rudal CM-302 diyakini belum pernah digunakan dalam pertempuran.

Namun, menurut pabrikannya, China Aerospace Science and Industry Corporation, rudal-rudal tersebut dapat melaju hingga empat kali kecepatan suara, membawa seperempat ton bahan peledak, dan dapat melakukan manuver menghindar zig-zag pada fase akhir penerbangan untuk membingungkan pertahanan kapal.

Berita Lainnya:
Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini, Tentukan Awal Ramadhan 2026

Kelompok Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln saat ini ditempatkan di Laut Arab di selatan Iran, sementara Kelompok Serang Kapal Induk USS Gerald R Ford juga mendekati wilayah tersebut dan terlacak berada di sekitar Kreta pada hari Senin.

Rudal CM-302 China, yang juga dikenal sebagai senjata pembunuh kapal induk, dirancang khusus untuk menghancurkan kapal perang. Tidak diketahui berapa banyak rudal yang ingin dibeli Iran atau kapan rudal-rudal tersebut akan tiba dan beroperasi.

AS sedang mengumpulkan konsentrasi kekuatan laut dan udara terbesar di Timur Tengah sejak Perang Teluk kedua, sementara Presiden Donald Trump mengancam Teheran dalam upaya untuk memberlakukan pembatasan pada program nuklir dan rudal balistiknya.

Menurut laporan The Telegraph, Kamis (26/2/2026), kehilangan satu kapal saja akan menjadi penghinaan bersejarah bagi AS dan mungkin bencana Politik bagi Trump.

Berita Lainnya:
Ilmuwan Dunia Peringatkan: Jam Kiamat Kini Tinggal 85 Detik, Perang dan AI Jadi Pemicu

Meskipun Gedung Putih tampaknya ingin memberi kesempatan pada negosiasi dengan Iran, AS juga diperkirakan menunda serangan militer untuk lebih meningkatkan pertahanan rudalnya di wilayah tersebut.

Sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) dirancang untuk menghancurkan rudal balistik ketinggian tinggi, meskipun baterai Patriot—citra satelit menunjukkan lebih banyak yang baru-baru ini dikerahkan—mampu menembakkan varian yang menargetkan rudal jelajah ketinggian rendah.

CM-302, yang merupakan varian ekspor dari keluarga rudal jelajah anti-kapal supersonik YJ-12, dapat mendekati targetnya tepat di atas permukaan laut.

Rudal-rudal ini diyakini memiliki jangkauan sekitar 180 mil.

Reuters melaporkan bahwa, ketika pembicaraan untuk membeli rudal memasuki fase akhir musim panas lalu, Iran mengirim tim pejabat militer dan pemerintah senior ke China. Itu termasuk Massoud Oraei, wakil menteri pertahanan Iran.

image_print
1 2
Netizen LogoGeser »
Memuat konten netizen...
Geser »
Memuat berita Info Aceh...
Orinews Logo

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
Memuat Artikel...
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya