BANDA ACEH – Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026), menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konflik baru yang menurut Presiden AS Donald Trump akan mengakhiri ancaman keamanan bagi Amerika Serikat.
Militer Israel mengumumkan kalau Iran telah meluncurkan rudal ke arah negara pendudukan tersebut.
Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan mereka bersiap melancarkan serangan ofensif terkuat ke pangkalan militer AS dan Israel yang membunuh pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Apa saja kemampuan rudal balistik Iran?
Jenis-Jenis Rudal Iran dan Jangkauannya
Kantor Direktur Intelijen Nasional AS menyatakan kalau Iran memiliki persediaan rudal balistik terbesar di Timur Tengah.
Rudal-rudalnya memiliki jangkauan yang dinyatakan sekitar 2.000 kilometer, yang menurut pejabat Iran cukup untuk melindungi negara karena dapat mencapai Israel.
Banyak lokasi peluncuran rudal Iran berada di dalam dan sekitar ibu kota, Teheran.
Setidaknya ada lima “kota rudal” bawah tanah yang diketahui di berbagai provinsi, termasuk Kermanshah dan Semnan, serta di dekat wilayah Teluk Persia.
Menurut Pusat Studi Strategis dan Internasional, Iran memiliki sejumlah rudal balistik jarak jauh yang dapat mencapai Israel.
Daftar tersebut mencakup:
Rudal Sejjil dengan jangkauan 2.000 kilometer
Rudal Emad dengan jangkauan 1.700 kilometer,
Rudal Qadr dengan jangkauan 2.000 kilometer
Rudal Shahab-3 dengan jangkauan 1.300 kilometer
Rudal Khorramshahr dengan jangkauan 2.000 kilometer,
Rudal Hoveizeh dengan jangkauan 1.350 kilometer.
Mudah Menjangkau Israel
Pada April 2025, Kantor Berita Mahasiswa Iran (Iranis Students’ News Agency) yang semi-resmi menerbitkan sebuah grafik yang menunjukkan sembilan rudal Iran yang menurut mereka mampu mencapai Israel.
Rudal-rudal ini termasuk:
Rudal Sejjil, yang menurut badan tersebut mampu terbang dengan kecepatan melebihi 17.000 kilometer per jam dan memiliki jangkauan 2.500 kilometer
Rudal Khaibar, yang memiliki jangkauan 2.000 kilometer
Rudal Haj Qassem, yang memiliki jangkauan 1.400 kilometer.
Arms Control Association, sebuah organisasi penelitian yang berbasis di Washington, mengatakan bahwa persenjataan balistik Iran mencakup:
Rudal Shahab-1, yang diperkirakan memiliki jangkauan sekitar 300 kilometer,
Rudal Zulfiqar, dengan jangkauan 700 kilometer
Rudal Shahab-3, dengan jangkauan antara 800 dan 1.000 kilometer,
Rudal Emad-1, yang sedang dalam pengembangan dan memiliki jangkauan 2.000 kilometer
Model rudal Sejjil, yang sedang dalam pengembangan dan diperkirakan memiliki jangkauan antara 1.500 dan 2.500 kilometer.





























































































