Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga sejalan dengan arahan Komandan Korem 011/Lilawangsa agar seluruh satuan jajaran TNI di wilayah mampu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui berbagai program pembinaan teritorial, termasuk kegiatan rehabilitasi rumah tidak layak huni, TNI berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.
“Program ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat. Kami berharap keberadaan TNI di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial terhadap sesama, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pembangunan rumah tersebut juga menjadi bukti kuat bahwa hubungan antara TNI dan rakyat tetap terjalin erat dalam semangat kebersamaan dan saling membantu.
Sementara itu, Nek Syamsiah tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan kebahagiaannya ketika melihat rumahnya yang kini hampir selesai diperbaiki. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Dandim 0102/Pidie, Babinsa, serta seluruh prajurit TNI yang telah membantu memperbaiki rumahnya.
“Dulu rumah saya sangat memprihatinkan. Kalau hujan turun, atapnya bocor dan dindingnya sudah lapuk. Saya tidak pernah menyangka rumah ini bisa diperbaiki seperti sekarang,” ungkapnya dengan penuh haru.
Ia juga menjelaskan bahwa bantuan tersebut bermula ketika Babinsa datang melakukan pendataan kondisi rumah warga di desa tersebut. Setelah melihat kondisi rumahnya yang sudah tidak layak, Babinsa kemudian melaporkan sehingga rumah tersebut akhirnya mendapatkan bantuan rehabilitasi.
“Alhamdulillah setelah didata oleh Babinsa, rumah saya langsung diperbaiki. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu,” tuturnya.
Bagi Nek Syamsiah, bantuan tersebut merupakan kebahagiaan yang tidak ternilai. Apalagi proses pembangunan rumahnya hampir rampung tepat pada bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
“Ini seperti mimpi bagi saya. Sudah lama saya berharap punya rumah yang layak dihuni. Kalau bukan karena bantuan TNI, mungkin sampai kapan pun rumah saya tidak akan bisa diperbaiki,” ucapnya dengan penuh rasa syukur.
Program rehabilitasi rumah tidak layak huni yang dilaksanakan oleh Kodim 0102/Pidie ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan tersebut, TNI terus menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan warga serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. []































































































