Kontroversi semakin memanas setelah Grok, chatbot di X yang dikembangkan oleh xAI, merespons pertanyaan pengguna dengan mengklaim bahwa rekaman tersebut adalah “100% deepfake.” Pernyataan itu dengan cepat menjadi viral, memperbesar kebingungan tentang keaslian klip tersebut dan memberi makan rumor yang sudah beredar.
Meskipun ada spekulasi online, Kantor Perdana Menteri Israel bergerak untuk membantah klaim tersebut.
“Ini adalah berita palsu; Perdana Menteri dalam keadaan baik-baik saja,” kata kantor tersebut, menurut Anadolu.
Pembaruan yang dibagikan melalui saluran pemerintah resmi juga menunjukkan bahwa Netanyahu tetap berada di Israel dan terus mengkoordinasikan respons negara itu terhadap konflik yang sedang berlangsung.






























































































