ADVERTISMENT
DUNIA
INTERNASIONALTIMUR TENGAH

Perdana IRGC Umumkan Tembak Jatuh Jet F-35, US CENTCOM Klaim Pilot Selamat

Lockheed Martin memperkirakan pada 2035, Eropa sendiri akan mengoperasikan lebih dari 700 F-35, sementara kawasan Indo-Pasific akan mengoperasikan lebih dari 300 F-35. Locheed Martin memposisikan F-35 sebagai jet tempur multiperan dan sangat banyak kegunaannya dengan kemampuan menghindari pembacaan radar musuh.

Karakteristik siluman F-35 bergantung pada bentuk presisi, pengurangan panas mesin, dan senjata bawaan internal dan bahan bakar untuk mempertahankan tingkat keteramatan rendah dan meminimalisasi pelacakan oleh sensor radar konvensional. Lewat teknologi fusi-data, pilot menerima sebuah gambar operasional tepat waktu terintegrasi dari medan perang, memperbaiki kewaspadaan, mengakselerasi pengambilan keputusan, dan meningkatkan efektivitas serangan.

Berita Lainnya:
Analisis Prof Jiang Xueqin: Sejumlah Faktor Melemahkan Posisi AS dalam Konflik dengan Iran

Dalam hal munisi, total muatan maksimal persenjataan F-35 mencapai lebih dari 9.000 kilogram. Data program menunjukkan bahwa F-35 saat ini menjadi andalan bagi 16 angkata udara di dunia, dengan lebih dari 691 ribu sorti penerbangan telah dicapai sejak penerbangan pertama dan partisipasi di beberapa medan latihan pertempuran. 

Pada November tahun lalu, Presiden AS Donald Trump mengungkap ketertarikan Arab Saudi membeli jet F-35. Jika kesepakatan nantinya tercapai, Arab Saudi akan menjadi negara ke-21 yang disetujui oleh AS masuk program pengadaan F-35.

Berita Lainnya:
Diserang AS-Israel, Iran Bersumpah Bikin Para Agresor Menyesal!

“Mereka ingin membeli banyak jet,” kata Trump kala itu.

“Mereka meminta saya untuk mempertimbangkannya. Mereka ingin membeli banyak F-35, tapi mereka ingin membeli lebih banyak dari sekadar jet tempur itu.”

Beredar di kalangan media AS sejak pekan lalu, jumlah yang diinginkan Riyadh tak tanggung-tanggung yakni 48 jet tempur F-35 guna memordenisasi angkatan udara Saudi. Jika kesepakatan terjadi, Arab Saudi akan menjadi negara kedua di kawasan Timur Tengah setelah Israel yang memiliki jet tempur generasi kelima F-35.

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya