ADVERTISMENT
KOMUNITAS

Idul Fitri di Tamiang: Bupati Armia Pahmi Perkuat Sinergi dengan Relawan Kemanusiaan

ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., menggelar pertemuan silaturahmi bersama jajaran lembaga swadaya masyarakat (NGO), organisasi kemasyarakatan, dan relawan kemanusiaan di Pendopo Bupati Aceh Tamiang, Minggu (22/3/2026).

Pertemuan dalam suasana Idul Fitri ini menjadi ajang penguatan sinergi dalam percepatan pemulihan daerah pascabencana.

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh unsur relawan yang telah berjibaku membantu pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sangat menghargai kontribusi nyata dari rekan-rekan NGO dan organisasi kemanusiaan. Sinergi ini sangat krusial, dan kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut hingga seluruh proses pemulihan pascabencana tuntas sepenuhnya,” ujar Bupati.

Berita Lainnya:
Taruhan Bencana yang Didasari Arogansi dan Kesalahan Perhitungan

Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap mendampingi masyarakat hingga kondisi daerah pulih total. Ia pun memanfaatkan forum tersebut untuk membuka ruang dialog terbuka guna menyerap aspirasi, laporan, serta kendala teknis maupun birokrasi yang dihadapi relawan di lapangan.

“Pintu pendopo dan kantor kami selalu terbuka untuk diskusi yang solutif. Mari kita cari jalan keluar bersama secara konstruktif demi kemajuan Aceh Tamiang,” tambahnya.

Kegiatan ini disambut hangat oleh para aktivis kemanusiaan. Nurhabli Ridwan, perwakilan dari Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS) asal Deli Serdang, Sumatera Utara, mengaku terkesan dengan keterbukaan pemerintah daerah.

“Kami bersyukur dapat bersilaturahmi langsung dengan Bapak Bupati dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Ini adalah langkah penting untuk menjaga komunikasi dan kekompakan antara relawan dengan instansi pemerintah yang selama ini telah berjuang bersama di lokasi bencana,” ungkap Nurhabli.

Berita Lainnya:
Ratusan Kendaraan Padati SPBU Alur Bemban, Jalur Lintas Aceh–Medan Lumpuh

Menurut Nurhabli, pertemuan ini menjadi refleksi untuk memperkuat simpul silaturahmi agar semangat kebersamaan relawan tetap solid dalam mengawal program-program pemulihan pascabencana di Bumi Muda Sedia.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Syu’ibun Anwar, para kepala SKPK, unsur Forkopimda, serta puluhan organisasi kemanusiaan dari dalam dan luar daerah.

Tampak hadir perwakilan dari GRAS, Esa Unity for Humanity, SAR Humanitarian, APIS, Majelis Syura Aceh, Ukhuwah Al Fatah Rescue (UAR), Islamic Medical Service (IMS), Hidayatullah Peduli, Baitul Mal Hidayatullah, Aceh Berdaya, Brigade Masjid, BKPRMI Aceh, Relawan ASoS, Yayasan AMPERA, Rangkul Foundation, PMI, Yayasan KKSP, Human Initiative, IHCP, hingga PC IKA PMII Aceh Tamiang.

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya