BANDA ACEH – Dalam memenuhi Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Malikussaleh (Unimal) adakan pengabdian kepada pelaku industri rumah tangga perempuan di Aceh Utara.
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMAL, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa adakan pelatihan pengembangan usaha rumah tangga untuk perempuan Aceh Utara.
Kegiatan yang bertemakan “Pengembangan Usaha Pelaku Indutsri Rumah Tangga (P-IRT) Kelompok Perempuan Aceh Utara” dilaksanakan di Gampong Punti Matangkuli, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (19/10).
Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Keuchik Gampong Punti Matangkuli, Saiful Amri mengatakan, pengabdian ini bermanfaat untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman untuk ibu-ibu dalam mengelola usaha rumah tangga.
“Pengabdian pelatihan ini memberi nilai positif untuk ibu-ibu pelaku usaha rumah tangga, karena dengan kegiatan ini, wawasan mereka terhadap pengelolaan usaha rumah tangga semakin giat dan menjadi pendapatan bagi keluarganya,” ujar Saiful.
Dengan adanya pengabdian dari LPPM Unimal ini, lanjutnya, Gampong Punti semakin dikenal di kabupaten Aceh Utara.
“Dampak positif lainnya, kampong kami semakin dikenal dan memiliki para pelaku industri rumah tangga,” katanya.
Sementara itu, ketua pelaksana PKM, Sari Yulis Terfiadi mengatakan, kegiatan pengabdian ini melibatkan mahasiswa dan peserta nya adalah kaum ibu-ibu yang memiliki usaha industri rumah tangga (P-IRT).
“Pengabdian pelatihan ini diikuti oleh kelompok perempuan yang memiliki usaha rumah tangga dan tersebar dari beberapa kecamatan yang ada di Aceh Utara,” ujar dosen prodi Kewirausahaan FEB Unimal.
Lebih lanjut, Yulis mengatakan, materi-materi yang diberikan kepada peserta pelatihan terbagi tiga tema utama, yaitu manajemen usaha, tatacara pelaporan keuangan, dan konsep bisnis Islami.
“Selain tiga tema utama, pengabdian ini dilakukan dalam empat tahap, meliputi pelaksanaan kegiatan melalui penyampaian materi dan metode manajemen usaha pada industri rumah tangga; penyampaian materi tatacara pelaporan keuangan sederhana untuk usaha industri rumah tangga kelompok perempuan; penerapan konsep bisnis secara Islami pada pelaku industri rumah tangga kelompok perempuan, dan melaksanakan evaluasi dan monitoring dalam bentuk diskusi dan wawancara interaktif terkait pemahaman-pemahaman materi yang telah disampaikan serta penerapan manajemen usaha, serta pelaporan keuangan dan konsep bisnis Islam dalam pengembangan pelaku industri rumah tangga kelompok perempuan di Aceh Utara,” jelas alumni IIUM Malaysia.






























































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler