NASIONAL
NASIONAL

Dua Budi Peninggalan Jokowi Bikin Pusing Prabowo

BANDA ACEH – Dua menteri anggota Kabinet Merah Putih pimpinan Prabowo Subianto tengah menuai sorotan publik.Mereka yakni Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang kerap melontarkan pernyataan blunder sehingga membuat gaduh di publik. Berikutnya adalah Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi yang kini tengah terseret namanya dalam pusaran kasus judi online (judol) di tanah air.

Dua menteri peninggalan rezim Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu praktis menurunkan kepercayaan publik kepada pemerintahan Prabowo Subianto saat ini.

Dorongan agar Prabowo memecat kedua menteri tersebut terus bergulir dari berbagai kalangan.

Menurut Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan, sebaiknya pemerintahan Prabowo jangan ambil risiko terkait masalah ini. Pasalnya, hal ini bisa berdampak pada visi utama pencapaian Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Lainnya:
Heboh di Malam Pertama Ramadan, Bule Ngamuk di Musala Gili Trawangan karena Suara Tadarus

“Kalau saya rasa perlu adanya Reshuffle di kabinet Presiden Prabowo sebagai upaya untuk melakukan Refreshing kabinet. Terutama Menkop Budi Arie dan Menkes Budi Gunadi Sadikin,” kata Iwan akrab disapa kepada RMOL, Selasa malam, 27 Mei 2025.

Lanjut Pengamat Politik jebolan IISIP Jakarta itu, Presiden Prabowo harus tegas terhadap kedua menteri ini yang membuat citra kabinet kian buruk.

“Presiden harus tegas apabila memang menterinya diduga terlibat dalam penyalahgunaan wewenang membekingi judi online serta menteri yang secara kebijakan tanpa kajian menimbulkan polemik khususnya menyangkut kualitas kesehatan di masyarakat,” jelasnya.

Berita Lainnya:
Yaqut Cholil Qoumas Gugat Status Tersangka ke PN Jaksel

 

“Reshuffle ini agar tidak menurunkan kepercayaan publik pada pemerintahan Presiden Prabowo,” tandas Iwan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup telinga terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.

“Nah itu bagian dari evaluasi-evaluasi kita. Tentu mendengarkan aspirasi dari masyarakat, terutama masyarakat kedokteran. Teman-teman dokter kan adalah individu-individu atau insan-insan pilihan. Pasti memberikan masukan itu berdasarkan dengan pertimbangan-pertimbangan yang matang,” ujar Prasetyo kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 23 Mei 2025. 

image_print
Netizen LogoGeser »
Memuat konten netizen...
Geser »
Memuat berita Info Aceh...
Orinews Logo

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
Memuat Artikel...

Reaksi

Berita Lainnya