BANDA ACEH – Nama Dr. Lita Gading, M.Psi. kembali mencuri perhatian publik usai sebuah unggahan kontroversialnya viral di TikTok.Melalui akun @litagading5, psikolog yang juga dikenal sebagai mantan artis ini menyinggung soal pesta minuman keras yang diduga dihadiri sejumlah sosialita ternama, termasuk tokoh penting dari kalangan pejabat negara.
Dalam video tersebut, Lita menyebutkan bahwa ada sekelompok ibu-ibu dari kalangan konglomerat yang terlibat dalam pesta miras.
Namun yang membuat pernyataannya menghebohkan adalah ketika ia secara gamblang menyebut salah satu peserta pesta tersebut adalah Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang juga merupakan cucu dari Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno.
“Gimana dong ya anak buahnya nggak berantakan, nah ketuanya aja begini, tidak memberikan contoh yang baik,” ujar Lita dalam video tersebut.
Menurut Lita, sebagai pejabat publik, kehidupan pribadi seseorang tak bisa sepenuhnya dianggap sebagai urusan pribadi semata.
Ia menilai bahwa siapapun yang berperan di ranah publik harus sadar akan konsekuensi atas setiap tindakan yang dilakukan, termasuk saat berada di luar ruang kerja formal.
“Jangan dibilang hak asasi dong, tidak begitu. Hak asasi itu buat orang-orang yang memang tidak mempunyai hubungan pekerjaan dengan ranah publik,” jelasnya.
“Apalagi ini sudah terekspos, please lah,” lanjut Lita dalam pernyataannya.
Lita Gading menilai bahwa perilaku seperti itu mencerminkan kurangnya kharisma dan bisa berdampak pada penurunan citra serta kehormatan pejabat yang bersangkutan.
Meski ia mengaku tidak mengetahui detail acara yang dimaksud, ia menyebut informasi yang ia terima menyebutkan bahwa pesta tersebut dihadiri oleh para istri konglomerat.
“Kalau masyarakat itu menilai dan berkomentar itu dari sisi di mana video itu beredar, apa yang dilihat, apa yang didengar, itu aja,” ujarnya.
“Tapi yang jelas, bagaimana pun juga, perilaku anda tidak baik untuk dicontoh oleh semua orang,” tambah Lita.
Ia juga menyarankan agar Puan Maharani melakukan introspeksi diri.
Bahkan, Lita secara tegas menyebut bahwa akan lebih baik jika Puan memilih untuk mundur dari posisinya sebagai Ketua DPR RI
“Bukannya mikirin itu Undang-Undang Perampasan Aset dilakukan, dikerjakan, direalisasi, ini malah dilama-lamain,” kritiknya.
“Udahlah, masyarakat udah capek, udah lelah melihat kelakuan kalian semua,” tutup Lita Gading dalam video tersebut.
Sebagai penutup, Lita juga menyisipkan sebuah potongan video yang menampilkan sosok Puan Maharani sedang berada dalam sebuah ruangan.
































































































