BANDA ACEH – Kepala Pusat Komando Amerika Serikat (AS) Jenderal Brad Cooper dilaporkan telah tiba di Israel untuk bertemu dengan kepemimpinan militer Israel di tengah terus meningkatnya eskalasi ketegangan dengan Iran.
Berdasarkan laporan media Israel dilansir Albawaba, Selasa (27/1/2026), jadwal Cooper di Tel Aviv termasuk diskusi dengan Kepala Staf Eyal Zamir dan Komandan Angkatan Udara Israel Tomer Bar.
Menurut media Israel, kunjungan Brad Cooper terjadi di saat Israel bergulat dengan potensi serangan pendahuluan dilancarkan oleh Iran.
Menurut Yedioth Ahronoth, Iran berpotensi melancarkan serangan lebih dulu lantaran terus bertambahnya jumlah armada AS yang tiba mendekati kawasan Teluk.
Pekan lalu, militer Israel telah mengumumkan bahwa semua Angkatan Udara Israel dalam posisi waspada penuh. Kesiapsiagaan ini mengindikasikan bahwa intervensi AS lewat serangan militer ke Iran masih mungkin terjadi.
Sementara, Channel 12 Israel melaporkan bahwa utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner juga akan mengunjungi Israel pada Sabtu pekan ini.
Pertemuan mereka dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menjadi tanda koordinasi diplomasi dan militer terkait Iran meningkat.
Menurut laporan the New York Times (NYT), Senin (26/1/2026), kapal induk USS Abraham Lincoln akan siap melakukan operasi terhadap Iran dalam 1-2 hari.
Pasukan AS juga dilaporkan telah mengirimkan belasan pesawat tempur tambahan untuk memperkuat kelompok penyerang mereka di wilayah tersebut.
Sebelumnya pada hari itu, dengan mengutip seorang pejabat AS, Fox News melaporkan bahwa kelompok tempur kapal induk USS Abraham Lincoln telah memasuki wilayah tanggung jawab CENTCOM di Samudra Hindia.
Pada 22 Januari, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS bergerak menuju Iran “untuk berjaga-jaga.”
Trump menolak memberikan jawaban pasti atas pertanyaan apakah opsi intervensi militer di Iran telah dihapus. Dia hanya mengatakan bahwa dia tidak dapat mengatakan apa yang akan terjadi di masa depan.
Klaim Donald Trump
Presiden AS Donald Trump pada Senin mengeklaim, bahwa Iran ingin membuat kesepakatan dengan Washington setelah pengerahan aset militer tambahan oleh AS di kawasan itu, termasuk kapal induk tempur.
Dalam wawancara dengan Axios, Trump mengatakan bahwa situasi di Iran sedang “berubah-ubah,” seraya menyinggung kedatangan apa yang ia sebut sebagai “armada besar” di dekat Iran, merujuk pada pengerahan satu gugus tempur kapal induk ke kawasan tersebut.
“Mereka ingin membuat kesepakatan sekarang. Saya tahu itu. Mereka menghubungi beberapa kali untuk berunding,” tambahnya.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler