Memuat berita...

Imsak --:--
Iftar --:--
ADVERTISMENT
EDUKASI
EDUKASI

SMAN 1 Peukan Bada Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Praktik Memandikan Jenazah

PEUKAN BADA — Pelaksanaan pembelajaran di bulan Ramadhan 1447 H/2026 M pada minggu kedua, Selasa (3/3/2026), di SMAN 1 Peukan Bada diisi dengan kegiatan praktik memandikan jenazah. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Tgk. Syarief Al-Maghribi, yang merupakan Imum Gampong Paya Tieng.

Kegiatan berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB di panggung kreativitas siswa, halaman upacara sekolah. Sebelum praktik dimulai, para siswa terlebih dahulu melaksanakan shalat sunnah dhuha. Siswa laki-laki melaksanakan shalat di Masjid Baitul Maghfirah Paya Tieng, sedangkan siswa perempuan di Mushalla Babul Maghfirah SMAN 1 Peukan Bada.

Kepala SMAN 1 Peukan Bada, Ahlul Fikri, S.Pd.I., M.Pd., dalam sambutannya berharap seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh agar mampu mempraktikkannya di kemudian hari.

Berita Lainnya:
Bupati Aceh Besar Serahkan 150 Sak Semen Saat Safari Ramadhan di Leupung

“Minimal siswa mampu memandikan jenazah orang tua atau keluarganya sendiri, termasuk menshalatkannya. Jangan sampai ada siswa SMAN 1 Peukan Bada yang tidak terlibat dalam pelaksanaan fardhu kifayah di keluarganya, bahkan bila perlu mampu menjadi imam shalat jenazah,” ujarnya.

Kegiatan ini turut didampingi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) serta seluruh dewan guru.

Sebelum memulai praktik, Tgk. Syarief Al-Maghribi menyampaikan materi tentang fardhu kifayah serta memberikan renungan singkat tentang persiapan menghadapi kematian. Dalam sesi praktik, ia menjelaskan secara rinci tata cara memandikan jenazah, mulai dari niat hingga tahapan pelaksanaannya.

Berita Lainnya:
UU ITE Marak Dilanggar, Siswa Diingatkan Etika dan Bahaya Cyberbullying

Suasana kegiatan semakin interaktif saat dibuka sesi tanya jawab. Para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajukan berbagai pertanyaan. Fauzan, siswa kelas XI.1, menanyakan tentang penanganan jenazah yang terus mengeluarkan darah dari telinga. Ada pula pertanyaan terkait status jenazah yang pernah mengganti jenis kelamin, serta alasan perbedaan jumlah kain kafan antara laki-laki dan perempuan.

Seluruh pertanyaan dijawab secara jelas dan tuntas oleh Tgk. Syarief, sehingga kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para siswa.

Demikian disampaikan oleh Muhammad Yani, S.Pd.I., M.Ag., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Peukan Bada.[]

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
Memuat berita Info Aceh...
ADVERTISMENT
Orinews Logo

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
Memuat Artikel...
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya