UPDATE

Salam.life
LIFESTYLE
LIFESTYLE

Indonesia Didorong Tiru Rusia: Masukkan Gerakan LGBT sebagai Terorisme

BANDA ACEH – Pemerintah Indonesia agar mengambil langkah ekstra tegas dan tanpa kompromi dalam menindak fenomena serta gerakan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
ADVERTISEMENT

Indonesia bahkan bisa meniru ketegasan Rusia yang memasukkan gerakan LGBT ke dalam kategori tindakan terorisme.

“Kalau seperti Rusia saja bisa begitu, kenapa Indonesia tidak? Harusnya justru kita minimal sama dengan sikap Rusia,” kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, dikutip dari MUI Digital, Kamis 2 Juli 2026.

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
ADVERTISEMENT

Ulama asal Kediri, Jawa Timur ini menjelaskan, Rusia berani mengambil langkah ekstrem tersebut karena memandang gerakan LGBT bukan lagi sekadar isu moralitas atau orientasi seksual, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas negara.

“Rusia menganggap ini berbahaya dari aspek Politik, dari aspek keamanan, dari aspek budaya sangat berbahaya, karena itu dikategorikan sebagai bagian dari terorisme,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien tersebut.

ADVERTISEMENT

Menurut Kiai Anwar, Indonesia sebagai bangsa yang religius dan berketuhanan seharusnya bisa mengambil sikap yang jauh lebih berani.

Ia mempertanyakan alasan pihak-pihak yang hingga kini masih mencoba memberi ruang toleransi bagi aktivitas dan kampanye LGBT di Tanah Air.

ADVERTISEMENT

“Argumentasi apa lagi yang mau dipakai untuk memberi toleransi kepada kegiatan seperti ini?” kata Kiai Anwar.

image_print
Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
Update Terbaru
Orinews Logo
MEMUAT BERITA...
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.