UPDATE

NASIONAL
NASIONAL

Feri Amsari Unggah Video Lama Rocky Gerung yang Nyatakan Akan Tolak Jabatan

BANDA ACEH – Pelantikan Rocky Gerung sebagai salah seorang dewan pertimbangan presiden (wantimpres) Prabowo Subianto mendapat sorotan dari banyak pihak. Termasuk oleh aktivis yang selama ini kerap mengkritisi pemerintah seperti Feri Amsari.

Dilihat dari unggahan pada akun media sosial resminya, Feri Amsari mengunggah video lama yang menunjukkan percakapan dirinya dengan Rocky. Dalam unggahan dengan caption kalau sewaktu-waktu itu, Feri sempat bertanya kepada Rocky Gerung.

”Kalau tiba-tiba memang panggilan untuk mengabdi itu datang,” ucap Feri dalam video tersebut.

”Saya bilang kalau tawaran itu datang, saya akan dengan cara seksama dalam tempo sesingkat-singkatnya menolak,” jawab Rocky.

Tidak hanya Feri, beberapa akun media sosial lain juga mengunggah konten serupa. Mereka menyindir Rocky yang kerap melempar kritik kepada pemerintah namun pada akhirnya ikut bergabung dengan pemerintah sebagai salah seorang wantimpres.

Resmi Jadi Wantimpres Presiden Prabowo

Sebelumnya diberitakan bahwa Rocky Gerung resmi masuk dalam jajaran pemerintahan sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jumat (2/10), usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta.

Masuknya Rocky langsung menjadi sorotan publik, mengingat dia selama ini dikenal sebagai sosok yang kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah, bahkan terkesan berseberangan.

Usai dilantik, Rocky menegaskan bahwa keberadaannya di lembaga tersebut tidak semata-mata untuk mengkritik Presiden Prabowo.

Dia menyebut anggota Wantimpres memiliki tugas memberikan kritik, saran, sekaligus menyampaikan beragam persepsi yang berkembang terkait kebijakan pemerintah.

Menurut Rocky, Wantimpres mempunyai posisi etis dalam melihat kebijakan pemerintah secara lebih luas. Lembaga tersebut juga memiliki fungsi memberikan pertimbangan kepada Presiden mengenai arah kebijakan yang akan ditempuh.

”Pesan khusus diberikan Pak Pres bahwa dewan pertimbangan punya kedudukan etis, kemampuan untuk melihat kebijakan dan memberikan pertimbangan soal arah, adalah fungsi normatif dari dewan,” kata Rocky.

Wantimpres Harus Bisa Kontemplasi dan Evaluasi

Rocky mengatakan, anggota Wantimpres perlu memiliki kemampuan untuk melakukan kontemplasi dan evaluasi terhadap berbagai persoalan. Kemampuan tersebut dinilai penting agar dewan tidak hanya melihat persoalan yang sedang terjadi, tetapi juga mampu membayangkan arah masa depan Indonesia.

Karena itu, Rocky menilai tugas Wantimpres tidak berhenti pada memberikan pandangan terhadap kebijakan yang sudah berjalan.

Anggota Wantimpres juga dituntut membaca perkembangan situasi dan memberikan masukan terkait arah kebijakan pemerintah.

Rocky turut menekankan pentingnya memahami persepsi masyarakat terhadap kekuasaan dan kebijakan pemerintah.

Menurut dia, persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik membutuhkan keahlian masing-masing anggota untuk mengolah berbagai persepsi yang muncul di tengah masyarakat.

”Karena ini urusan publik, maka keahlian diperlukan, dan paling penting menunjukkan apa yang salah dalam persepsi publik terhadap kekuasaan dan bagaimana diolah menjadi positif untuk negeri,” ujarnya

image_print

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.