Sabtu, 27/04/2024 - 03:13 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

Uni Eropa Kutuk Serangan Siber Rusia terhadap Ukraina

ADVERTISEMENTS

“Uni Eropa dan negara-negara anggotanya, bersama dengan mitra internasionalnya, mengutuk keras aktivitas siber berbahaya yang dilakukan oleh Federasi Rusia terhadap Ukraina, yang menargetkan jaringan satelit KA-SAT, yang dioperasikan oleh Viasat,” kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell melalui sebuah pernyataan.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh


Borrell menyebut serangan siber itu “contoh lain dari pola berkelanjutan Rusia dari perilaku tidak bertanggung jawab di dunia maya, yang juga merupakan bagian integral dari invasi ilegal dan tidak dapat dibenarkan terhadap Ukraina.”

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA


Dia mengungkapkan bahwa operasi itu dilakukan satu jam sebelum Rusia melancarkan perangnya terhadap Ukraina pada 24 Februari, mengganggu seluruh jaringan komunikasi negara itu.

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah
Berita Lainnya:
Seberapa Tangguh Pertahanan Iran Jika Israel Menyerang?


Dia memperingatkan bahwa serangan siber Rusia di Ukraina, dan khususnya infrastruktur kritisnya, mengancam keamanan semua warga negara Eropa.

ADVERTISEMENTS


Mengulangi seruan Uni Eropa sebelumnya, Borrell mendesak Moskow untuk segera mengakhiri perang dan “penderitaan manusia yang tidak masuk akal.”

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil


Uni Eropa telah mengalokasikan EUR1,5 miliar (lebih dari USD1,58 miliar) dalam bantuan militer ke Ukraina dan menyalurkan lebih dari EUR4 miliar dalam bantuan keuangan, bantuan kemanusiaan, dan dukungan untuk negara-negara Uni Eropa yang menampung pengungsi dari Ukraina.

Berita Lainnya:
Tiga Orang Rusia Terjun Payung dari Stratosfer ke Kutub Utara 


Uni Eropa juga telah mengadopsi lima paket sanksi, yang menargetkan individu termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, oligarki dan perwira militer, sementara itu UE juga melarang ekspor barang mewah dan impor batu bara, dan mengecualikan bank Rusia dan Belarus dari sistem pembayaran internasional SWIFT.


Serangkaian sanksi keenam yang diusulkan oleh Komisi Eropa pekan lalu saat ini sedang dinegosiasikan oleh negara-negara anggota UE.

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi