Senin, 17/06/2024 - 07:48 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EROPAINTERNASIONAL

3 Warga Asing yang Berperang untuk Ukraina Dijatuhi Hukuman Mati

2 warga Inggris dan 1 warga Maroko dihukum mati karena berperang untuk Ukraina

ADVERTISEMENTS
Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H dari Bank Aceh Syariah

KIEV — Dua warga negara Inggris dan seorang warga Maroko dijatuhi hukuman mati pada Kamis (9/6/2022) karena berperang di pihak Ukraina. Hukuman ini dijatuhkan oleh pemberontak pro-Moskow di Ukraina.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses atas Dilantiknya Daddi Peryoga sebagai Kepala OJK Provinsi Aceh

Sebuah pengadilan di Republik Rakyat Donetsk yang memproklamasikan diri di Ukraina menyatakan, tiga warga asing itu bersalah karena berusaha menggulingkan kekuasaan dengan kekerasan. Mereka juga dihukum karena kegiatan tentara bayaran dan terorisme.

ADVERTISEMENTS
Menuju Haji Mabrur dengan Tabungan Sahara Bank Aceh Syariah

Kantor berita negara Rusia RIA Novosti melaporkan, para terdakwa  yang diidentifikasi sebagai Aiden Aslin, Shaun Pinner dan Brahim Saadoun akan dihukum mati dengan cara ditembak.  Mereka memiliki waktu satu bulan untuk mengajukan banding.

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Pihak separatis berpendapat bahwa, ketiga warga asing itu adalah tentara bayaran yang tidak berhak atas perlindungan biasa yang diberikan kepada tawanan perang.  Mereka adalah pejuang asing pertama yang dihukum oleh pemberontak Ukraina yang didukung Rusia.

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh
Berita Lainnya:
Sejarah Panjang Peran Norwegia dalam Konflik Israel-Palestina

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleh Nikolenko mengutuk vonis tersebut sebagai tidakan ilegal atau tidak sah secara hukum. Dia mengatakan, semua warga negara asing yang berperang sebagai bagian dari angkatan bersenjata Ukraina harus dianggap sebagai personel militer Ukraina dan dilindungi.

ADVERTISEMENTS
Selamat Menunaikan Ibadah Haji bagi Para Calon Jamaah Haji Provinsi Aceh

 

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

“Sidang semacam itu menempatkan kepentingan propaganda di atas hukum dan moralitas,” ujar Nikolenko.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2024

Menteri Luar Negeri Inggris Luz Truss menyatakan, hukuman itu sebagai penilaian palsu yang sama sekali tidak memiliki legitimasi. Sementara juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson, Jamie Davies, mengatakan, di bawah Konvensi Jenewa, tawanan perang berhak atas kekebalan sebagai kombatan.

ADVERTISEMENTS
ADVERTISEMENTS
Selamat dan Sukses kepada Pemerintah Aceh atas Capai WTP BPK

Ayah Brahim Saadoun, Taher Saadoun, mengatakan kepada surat kabar online berbahasa Arab Maroko, Madar 21, putranya bukan tentara bayaran dan dia memegang kewarganegaraan Ukraina. Sementara keluarga Aslin dan Pinner mengatakan, Aiden Aslin dan Shaun Pinner telah lama menjadi anggota militer Ukraina. Keduanya dikabarkan telah tinggal di Ukraina sejak 2018.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Seratusan Tank Leopard 1 yang Dikirim Eropa untuk Ukraina Ternyata dalam Kondisi Rusak

Ketiga warga asing itu bertempur bersama pasukan Ukraina sebelum Pinner dan Aslin menyerah kepada pasukan pro-Rusia di pelabuhan selatan Mariupol pada pertengahan April. Sementara Saadoun ditangkap pada pertengahan Maret di kota timur Volnovakha.

ADVERTISEMENTS
Bayar Jalan tol dengan Pencard

Pejuang Inggris lainnya yang ditawan oleh pasukan pro-Rusia adalah Andrew Hill, dan sedang menunggu persidangan. Militer Rusia berargumen bahwa, tentara bayaran asing yang bertempur di pihak Ukraina bukanlah kombatan dan harus menghadapi hukuman jika ditangkap, minimal hukuman penjara.


sumber : AP

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

وَيَوْمَ يَقُولُ نَادُوا شُرَكَائِيَ الَّذِينَ زَعَمْتُمْ فَدَعَوْهُمْ فَلَمْ يَسْتَجِيبُوا لَهُمْ وَجَعَلْنَا بَيْنَهُم مَّوْبِقًا الكهف [52] Listen
And [warn of] the Day when He will say, "Call 'My partners' whom you claimed," and they will invoke them, but they will not respond to them. And We will put between them [a valley of] destruction. Al-Kahf ( The Cave ) [52] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi