Selasa, 21/05/2024 - 19:12 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EKONOMIFINANSIAL

29 BUS dan UUS Ini Sudah Bisa BI-FAST, Cek Daftarnya di Sini

Masyarakat dapat melakukan transfer hanya dengan biaya Rp 2.500 secara real time.

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

 JAKARTA — Hingga saat ini, total 29 bank syariah dan Unit Usaha Syariah (UUS) dapat melayani BI-FAST. Masyarakat dapat melakukan transfer hanya dengan biaya Rp 2.500 secara real time dan 24/7 di 29 bank tersebut.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan


Sebanyak 29 bank dan UUS masuk sebagai peserta BI-FAST dalam lima gelombang sejak 21 Desember 2021. Sebanyak sembilan diantaranya adalah Bank Umum Syariah (BUS) dan 20 adalah UUS.


Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono menyampaikan perluasan kepesertaan BI-FAST yang terus dilakukan. Ini diharapkan memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk stakeholders BI.


“Diharapkan semua dapat menikmati layanan sistem pembayaran ritel yang CEMUMUAH atau Cepat, Mudah, Murah, Aman, Andal,” katanya dalam keterangan pers, Senin (28/11/2022).

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh


BI-FAST adalah infrastruktur sistem pembayaran yang disediakan BI. BI-FAST dapat diakses melalui aplikasi mobile banking atau lainnya yang disediakan industri sistem pembayaran untuk memfasilitasi transaksi pembayaran ritel bagi masyarakat.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Jajal Kereta Cepat China, Sejumlah WNI Bandingkan dengan Whoosh


Berikut ini adalah BUS dan UUS yang sudah memiliki layanan BI-FAST. Di batch pertama ada BCA Syariah, UUS CIMB Niaga, UUS Bank Danamon, UUS Bank Permata, Bank Syariah Indonesia, UUS Bank BTN.


Batch kedua adalah UUS BPD Jateng, UUS BPD Jatim, UUS Bank Sinarmas. Batch ketiga diantaranya UUS Bank DKI, BPD Bank Jabar dan Banten Syariah.

ADVERTISEMENTS


Selanjutnya batch empat ada UUS Bank Jago, Bank Muamalat, UUS BPD Bank Nagari, UUS BPD Daerah Istimewa Yogyakarta, UUS BPD Kalbar, UUS BPD Kalsel, UUS BPD Sumsel Babel, UUS Maybank Indonesia.

ADVERTISEMENTS


Terakhir di batch terbaru per Senin (28/11) yakni batch kelima adalah Bank BTPN Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Aladin Syariah, Bank Aceh Syariah, Bank NTB Syariah, UUS BPD Jambi, UUS BPD Sulselbar, UUS BPD Sumut, UUS BPD Kaltimtara, dan UUS Bank OCBC NISP.

Berita Lainnya:
KKP Kejar Target Peningkatan Nilai Investasi Perikanan Tahun Ini 


Dari sisi nasabah, pada dasarnya sebagian layanan online misalnya internet dan mobile banking memiliki karakteristik yang serupa dengan BI-FAST. Yakni dalam hal untuk mengakomodir layanan masyarakat dalam bertransaksi setiap saat atau 24/7.


Namun, layanan BI-FAST dilengkapi dengan fitur proxy address sehingga untuk menerima transaksi nasabah dapat tidak menggunakan nomor rekening. Bisa hanya mencantumkan nomor HP atau alamat e-mail sebagai alternatif nomor rekening. Ini harus didaftarkan dulu ke banknya.


Selain itu, batas nominal transaksi BI-FAST cukup besar yakni maksimal Rp 250 juta per transaksi, lebih besar dari batas nominal transaksi online. Saat ini umumnya transaksi online hanya Rp 25 juta per transaksi dengan biaya Rp 6.500. 


 

Sumber: Republika

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi