ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONAL

Cerita Tetangga Tentang Keluarga yang Lompat dari Rooftop Apartemen: Pernah Dengar Rumah Mereka Disita

“Terus dia cerita rumahnya (digadai) atau pinjam uang di bank. Terus dia lagi kumpulin Rp 500 juta, kan,” kata Arif, yang juga ditemani dua anggota satuan pengamanan (Satpam) di area ini.

Soal penyitaan bilik di apartemen ini, dibenarkan oleh Linda, istri Arif. Perempuan 39 tahun ini bercerita bahwa ia mendengar langsung dari AEL bahwa bilik di apartemen itu sudah di sita. “Pas selesai Covid-19, saya lihat kayak mau pindahan. Lalu dia cerita, kalau rumahnya kena sita,” kata Linda.

Berita Lainnya:
Markas KKB di Nabire Papua Direbut! TNI-Polri Temukan 561 Amunisi dan Uang Rp79,9 Juta

Namun Linda tak bertanya lebih jauh alasan penyitaan bilik di lantai 16-A itu. Saat itu, Linda mengatakan AEL juga kerap menawarkan telur. Dari situ Linda sering membeli telur dari AEL. 

Selain terlilit utang di bank, Arif mendengar cerita AEL tengah melakukan kongsi di kapal. “Itu saham atau gimana,” ujar dia. Namun dalam persekutuan itu AEL mengaku kepada Arif bahwa mereka mengalami kerugian dalam kongsi itu. “Nah, cuma cerita itu saja, setelah itu tak pernah lagi.”

Berita Lainnya:
Iran Peringatkan Bom Fasilitas Industri AS di Timur Tengah, Minta Warga Sipil dan Pekerja Menyingkir

Arif bercerita sempat terkejut mendengar cerita kematian empat orang keluarga yang sempat tinggal bersebelahan bilik itu. “Saya sempat shock dengar itu. Orangnya kan baik,” kata dia. Ada pun dua anaknya, kata Arif, sempat mengenyam pendidikan di sekolah yang berada di kawasan Pantai Indah Kapuk. Empat anggota keluarga itu diduga bunuh diri.

image_print
1 2
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...

Reaksi

Berita Lainnya