Kamis, 30/05/2024 - 00:22 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Saran Tidur yang tak Perlu Diikuti, Termasuk Soal Larangan Tidur Siang

JAKARTA — Cukup banyak kebiasaan tidur yang dianggap positif seperti mencuci kaki sebelum naik ke kasur hingga menjauhi layar gawai sebelum tidur. Dari saran tidur yang beredar, sebagiannya dinilai tidak perlu terlalu diikuti. 

ADVERTISEMENTS
ActionLink Hadir Lebih dekat dengan Anda

Para ahli berbagi contoh nasihat tidur yang kurang tepat sasaran. Singkatnya, para pakar tidur membagikan pendapat mereka tentang saran-saran yang tidak pas untuk dilakukan, tetapi banyak orang mengerjakannya. Apa saja?

ADVERTISEMENTS
Selamat & Sukses kepada Pemerintah Aceh

1. Menghindari cahaya biru dari gawai akan membantu tertidur

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat & Sukses atas Pelantikan Pejabat di Pemerintah Aceh

Bisa dibilang ini tidak sepenuhnya benar, tetapi juga tidak salah. “Secara teknis benar bahwa cahaya biru yang dipancarkan oleh ponsel pintar, tablet, komputer, dan layar lainnya, dapat mengganggu produksi hormon tidur melatonin dalam tubuh,” kata penasihat kesehatan tidur di situa CPAP, Dan Gartenberg.

 

ADVERTISEMENTS
QRISnya satu Menangnya Banyak

Beberapa penelitian menunjukkan dampak cahaya biru memiliki efek minimal pada tidur. “Yang lebih memprihatinkan adalah seberapa banyak aktivitas yang kita lakukan di perangkat ini,” kata psikolog, ilmuwan tidur, dan pakar tidur di perusahaan Emma, Theresa Schnorbach.

ADVERTISEMENTS
Bayar PDAM menggunakan Aplikasi Action Bank Aceh Syariah - Aceh Selatan

Secara khusus, hal ini menyangkut serangan dopamin dan waktu yang hilang yang disebabkan oleh media sosial atau game. Gartenberg telah melihat penelitian serupa dan  mengatakan bahwa penelitian ini menemukan bahwa kesehatan tidur lebih dipengaruhi secara negatif oleh stres, dibandingkan paparan cahaya biru atau waktu menatap layar saja.

ADVERTISEMENTS
Top Up Pengcardmu Dimanapun dan Kapanpun mudah dengan Aplikasi Action
Berita Lainnya:
Guru Besar Universitas Indonesia Buat Terobosan Atasi Kebotakan Rambut  

2. Tidur siang adalah hal yang dilarang 

ADVERTISEMENTS
PDAM Tirta Bengi Bener Meriah Aplikasi Action Bank Aceh
ADVERTISEMENTS

Tidak semua tidur siang berfungsi sama bagi tubuh. “Penting untuk memastikan Anda tidur siang pada waktu yang tepat,” kata Schnorbach.

ADVERTISEMENTS

Untuk lebih spesifiknya, waktu yang tepat untuk tidur siang umumnya antara pukul 14.00 hingga 16.00. Hal ini biasanya terjadi ketika orang merasakan penurunan energi, tetapi tentu saja kisarannya dapat bervariasi.

Selain itu, Schnorbach menyarankan untuk menjaga setiap tidur siang hingga 20 menit atau kurang dari itu. Gartenberg mengatakan ini juga tergantung pada seberapa kurang tidur Anda, menyarankan 20 hingga 30 menit jika Anda tidak memerlukan banyak tidur tambahan, dan 60 hingga 120 menit jika kurang tidur berlebih.

Singkatnya, tidur siang bukan suatu hal yang tidak boleh dilakukan, namun para ahli memiliki pedoman mengenai kapan waktu tidur siang akan sangat membantu. “Tidur siang bisa sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki tidur yang sehat,” kata Gartenberg.

3. Jika insomnia, praktik kebersihan tidur adalah obatnya

Meskipun kebiasaan menjaga kebersihan tidur seperti mengatur ruangan pada suhu yang nyaman dan melakukan sesuatu yang menenangkan, dapat bermanfaat untuk tidur, namun hal itu tidak cukup untuk mengobati insomnia.

“Bagi sebagian orang, berfokus pada strategi kebersihan tidur justru membuat insomnia menjadi lebih buruk, bukan lebih baik,” ungkap psikolog klinis dan spesialis perilaku pengobatan tidur, Holly Milling.

Berita Lainnya:
Tips Tidur Malam Nyaman Meski Suhu Panas

Misalnya, jika melakukan banyak latihan relaksasi berturut-turut dan merasa frustrasi karena tidak bisa rileks, mungkin Anda secara tidak sengaja beralih dari keadaan relaksasi yang tenang menjadi merasa lebih waspada dibandingkan saat memulainya. “Ini tentang melepaskan dan tidak berusaha terlalu keras,” kata Milling.

Terkait insomnia, Milling merekomendasikan untuk menemui ahli kesehatan atau spesialis tidur. Pasalnya standar emas dalam pengobatan adalah terapi perilaku kognitif untuk insomnia.

4. Olahraga sebaiknya dihindari sebelum tidur 

Secara umum, para ahli tidur menganjurkan untuk berolahraga secara teratur. Namun, Anda mungkin pernah mendengar untuk tidak berolahraga sebelum tidur, karena hal itu meningkatkan detak jantung dan melepaskan endorfin yang meningkatkan aktivitas otak.

Secara umum, Schnorbach tidak setuju dengan hal ini. “Olahraga pada malam hari ternyata bisa membantu menyelaraskan jam internal dengan jadwal tidur dan memberi kita istirahat yang lebih baik karena turunnya suhu inti tubuh pasca-olahraga, yang terbukti memudahkan tidur,” kata dia.

Selain itu, jenis olahraga tertentu menenangkan tubuh dan berfungsi sebagai pereda stres. Schnorbach menyebut yoga dan tai chi sebagai praktik yang menggabungkan pernapasan yang terkontrol dan lambat, serta mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, membantu rileks dan tertidur.

ADVERTISEMENTS
x
ADVERTISEMENTS
1 2

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi