Aceh Utara – Fenomena musim kemarau ekstrem ternyata membawa berkah tersendiri bagi petani garam di pesisir Aceh Utara, Proses pengkristalan garam yang lebih cepat membuat produktivitas petani garam meningkat.
Kondisi tersebut, dialami sejumlah petani garam di pesisir Kabupaten Aceh Utara, Propinsi Aceh.
Kondisi cuaca panas terik sebagai dampak dari fenomena El Nino membuat para petani garam bersemangat meningkatkan produktivitas. Sejak pagi hingga sore, petani garam mulai menata lahan tunnel hingga proses panen.
Sulaiman, salah satu petani garam Desa Matang Tunong Kec. Lapang mengakui, fenomena El Nino menjadi berkah bagi para petani garam di pesisir Aceh Utara.
“Memasuki bulan Januari, petani garam mulai memaksimalkan hasil panen. Jika biasanya proses pengkristalan garam lebih dari dua minggu, saat ini panen bisa lebih cepat. Panen garam sangat menguntungkan, karena panasnya juga ada dan menghasilkan 350-400/kg dalam satu tunnel yang ukuran meja 10×4,” kata sulaiman kepada HARIANACEH.co.id.
Hal yang sama dialami petani garam lainnya, T
Miftahuddin di Kec. Seunuddon. Menurutnya, cuaca panas maksimal kali ini membuat hasil produktivitas garam meningkat. Jika biasanya dalam sepekan bisa mencapai 3 ton, namun saat ini bisa mencapai 4 ton hingga 6 ton. Begitu juga di Kecamatan Dewantara
“Dua belas hari sekali langsung diangkat. Biasanya kan dua puluh hari sekali enggak seberapa, kalau panasnya terik ya enam ton lebih,” jelasnya
Ketua Koperasi Cot Meunarek Kec. Lapang Irwansyah selaku pengolola Gudang Garam Nasional (GGN) mengatakan, bagi petani garam yang tidak memiliki gudang penyimpanan bisa di simpan di gudang tersebut.
“Harapnnya kepada seluruh petani garam Aceh Utara”.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Utara Syarifuddin, di dampingi Camat Kecamatan Lapang Zulfikar, beserta Plt Kepala Bidang Perikanan Tangkap Mukhlis, penyuluh perikanan, tim dinas dan koperasi cot meunarek mengunjungi petambak garam di Desa Matang Tunong Kecamatan Lapang Kabupaten Aceh Utara dalam rangka monitoring serta memastikan rumah tunnel garam yang telah dibangun oleh DKP Aceh Utara dan DKP Propinsi Aceh dapat bermanfaat bagi para petani Garam, Kamis, 18/04/2024
Pada kesempatan tersebut beliau berdiskusi dan mendengarkan keluhan yang dihadapi petambak garam terkait dengan kelebihan dan kekurangan rumah tunnel garam tersebut sehingga bisa dibenahi.
“Dengan adanya tunnel ini, diharapkan kualitas garam akan lebih baik, lebih cepat panen dan jikalau hujan pun proses produksi garam tetap bisa berlangsung” ucap Syarifuddin.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Untuk Mengatasi lupa PIN (BRimo) Anda bisa menghubungi CS BRi…
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Berita Terpopuler