“Langkah ini merupakan awal dari perjalanan kita untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik, makmur, adil, dan sejahtera,” ucap Prof. Marniati dalam wawancara dengan orinews.id.
Prof. Marniati, yang memiliki latar belakang keluarga yang kuat dalam keislaman dan keusahawanan, telah menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi dalam proses pendaftaran ini, yang sejalan dengan kebijakan Partai Aceh.
“Kita semua, dari Partai Aceh hingga seluruh rakyat Aceh, memiliki mimpi yang sama untuk melihat Aceh berkembang,” tambahnya.
Lahir di Lhok Nibong, Kabupaten Aceh Timur, pada 25 Mei 1981, Prof. Marniati tumbuh dalam keluarga yang mengajarkan keseimbangan antara ubudiyah dan mu’amalat, serta hubungan yang erat dengan Sang Khalik. Pengalaman awalnya dalam bisnis di warung makan keluarga telah membentuk dasar kewiraswastaannya yang kuat.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Lhok Nibong, Prof. Marniati melanjutkan studinya di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, di mana ia akhirnya menemukan minatnya yang sejati dalam bidang akuntansi. Pengalamannya dalam mengelola keuangan dan SDM di outlet penjualan handphone milik keluarganya semakin memperkuat kemampuannya dalam bidang kewiraswastaan.
Menikah dengan Dedi Zefrizal ST, pasca-tsunami, Prof. Marniati telah memperlihatkan ketahanan dan kebahagiaan dalam menghadapi tantangan. Kini, sebagai ibu dari empat anak dan Rektor UUI, ia telah menunjukkan kepemimpinan dan dedikasi yang kuat dalam dunia pendidikan dan kesehatan di Aceh.
Dengan visi yang jelas dan pengalaman yang luas, Prof. Marniati siap untuk mengambil langkah selanjutnya dalam karirnya dengan mendaftar sebagai Cawagub Aceh, berharap untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi tanah kelahirannya.
Dengan pencalonannya ini, Prof. Marniati tidak hanya menunjukkan keberanian untuk terjun ke dunia politik tetapi juga menegaskan komitmennya untuk memajukan Aceh melalui pendekatan yang berakar pada nilai-nilai pendidikan, kesehatan dan kewiraswastaan.
Profil lengkap Prof. Adjunct, Dr. Marniati M.Kes, sosok perempuan satu-satunya yang mendaftar sebagai Cawagub mendampingi Muzakir Manaf alias Mualem pada Pilkada 2024.
Prof Marniati adalah wanita kelahiran Lhok Nibong, 25 Mei 1981. Ia merupakan rektor perempuan pertama di Provinsi Aceh yang sudah membuktikan sepak terjang dan peranannya dalam kemajuan dunia pendidikan di Aceh.
Sejumlah prestasi dan pencapaian yang sudah didapat sepanjang menjalani peranannya sebagai Rektor UUI. Prof. Marniati yang mendapat gelar kehormatan tertinggi ‘Professor Adjunct dari tahun 2015 dari University Malaysia Perlis (UNIMAP), Malaysia, atas peran dan kontribusinya terhadap kemajuan UNIMAP Malaysia.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Nabi Isa 'alaihissalam, yang disebut sama org kafir sebagai Yesus…
Keren Bank Aceh Syariah. Dari waktu ke waktu penuh inovasi.…
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Beredar Narasi di Tentara AS,…
Bank Aceh Siapkan Reward Khusus…
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Indonesia, khususnya Aceh, perintah Allah dan Rasulullah itu, level urgensi…
😥 Inna lillahi wa Inna ilahi raaji'un
😂 Mana pernah ngaku penjahat.
😂 Mereka orang-orang penyembah berhala yang terlalu delusional…
Iran is the best 👌 Amerika Serikat dan Teroris…
Berita Terpopuler