UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Modus Agus Buntung Diungkap Korban: Pura-pura Kaki Sakit, lalu Ajak Istirahat di Homestay

Kemudian, Bunga meminta diantarkan pulang oleh Agus karena sudah malam.

Agus Modus Kaki Sakit, lalu Ajak Korban ke Homestay

Lalu, Agus pun mengantarkan pulang tetapi Bunga merasa bahwa dirinya tidak kunjung sampai ke tempat tinggalnya.

Aksi Kaninus 16

Selanjutnya, Agus berpura-pura bahwa kakinya sakit dan mengajak Bunga untuk beristirahat di homestay.

“Terus keliling, jalan ini ah lama banget tetapi enggak sampai-sampai ke tempat saya,” tuturnya.

“Terus dia bilang gini, kaki saya sakit, kita istirahat dulu,” sambung Bunga.

Bunga pun mengiyakan kemauan Agus dan diantarkanlah ke homestay.

Namun, Bunga mengira bahwa homestay yang disewa tersebut akan dibayar oleh Agus. Nyatanya, pembayaran dilakukan secara patungan.

Sesampainya di kamar homestay, Bunga diminta oleh Agus untuk mengunci pintu, tetapi ditolak olehnya.

Lalu, Agus pun mengungkapkan jika permintaannya ditolak, maka dia dan Bunga akan dinikahkan.

Kemudian, Bunga diminta Agus untuk tidur di ranjang.

“Terus aku tidur nah dia terus mepet-mepet ke saya. Di sana saya nyalain HP diam-diam, lalu dia sadar kalau saya nyalain HP diam-diam.Terus, langsung saya lari ke kamar mandi,” ceritanya.

Agus Tuduh Bunga Ambil Uangnya

Saat di kamar mandi, Bunga dibentak oleh Agus. Lalu, Agus menendang pintu kamar mandi hingga rusak.

Sementara, di dalam kamar mandi, Bunga mencoba menghubungi temannya agar menjemput dirinya.

Bunga pun berhasil keluar dari kamar tersebut dan sembari menunggu rekannya menjemput dirinya.

Pada saat yang sama, Agus ingin agar uang pembayaran untuk menyewa kamar homestay dikembalikan oleh Bunga.

“Berapa saya kasih kamu? Dia bilang, semua uang yang ada di dompet kamu katanya,” ujar Bunga.

“Saya enggak mau, terus dia maksa saya buat ngasih uang, tapi saya tetep nggak mau,” sambungnya.

Agus lantas mengancam Bunga untuk dilaporkan ke polisi. Pada momen tersebut, Bunga mengatakan penjaga homestay menyuruh dirinya untuk pergi lewat isyarat tangan.

Namun, tiba-tiba, Bunga menyebut ada warga sekitar yang mengerumuninya dan mengambil kunci sepeda motornya.

Warga pun menginterogasi Bunga tetapi dia tidak bisa menjawab karena mengalami trauma.

Dia baru bisa bercerita setelah rekannya tersebut tiba di homestay tersebut.

Hanya saja, Bunga justru dituduh oleh Agus telah mengambil uangnya.

“Tapi Agus ini tetap desak saya dan bilang ke warga kalau saya itu ambil uangnya,” kata Bunga.

“Pertama dia bilang 400 (ribu rupiah), terus 300, terus 200, terus 100. Itu dia bilang ke warga,” sambung Bunga.

Beruntung, warga tidak percaya dengan tuduhan Agus dan meminta rekan Bunga untuk mengantar pulang.

image_print
1 2 3
Stories
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.