Memuat berita...

Imsak --:--
Iftar --:--
ADVERTISMENT
NASIONAL
NASIONAL

Iran Disebut Bisa Jadi ‘Vietnam Kedua’ yang Menguras Kekuatan AS

BANDA ACEH -Konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran yang telah berlangsung lebih dari dua pekan terus menunjukkan eskalasi serius.

Pada awalnya, AS diyakini menargetkan kemenangan cepat lewat serangan mendadak ke Iran. Namun, perlawanan kuat dari Teheran justru membuat situasi berbalik dan menekan posisi Washington, baik di dalam negeri maupun di tingkat global.

Menurut profesor hubungan internasional China, Li Haidong, kondisi ini mengarah pada pola yang mirip dengan Perang Vietnam. Ia menegaskan, Iran kemungkinan besar akan menjadi ‘Vietnam’ lain bagi AS, karena keunggulan militer tidak selalu berujung pada kemenangan Politik.

Li menjelaskan bahwa Iran mengadopsi strategi asimetris yang menyerupai taktik “eskalasi horizontal” Vietnam. 

Berita Lainnya:
Jokowi Maafkan Rismon Sianipar Atas Tudingan Ijazah Palsu, Proses Hukum Tetap Berjalan

“Keunggulan militer AS yang luar biasa terbukti sulit diterjemahkan menjadi kemenangan politik,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa situasi ini berpotensi berubah menjadi perang berkepanjangan yang mahal, dikutip dari Global Times, Selasa 17 Maret 2026.

Dari sisi militer, Li menilai posisi AS mulai melemah. 

“Pengeluaran militer AS telah meroket… dan penipisan cepat persediaan rudal presisi mengungkap kelemahan fatal,” katanya. 

Dalam minggu pertama saja, biaya operasi disebut telah melampaui 11 miliar Dolar AS.

Dampak konflik juga terasa di dalam negeri AS. Kenaikan harga energi mendorong lonjakan harga bensin, yang berdampak langsung pada biaya hidup masyarakat. Li menilai kondisi ini bisa memicu tekanan politik baru, terutama menjelang momentum politik penting di dalam negeri.

Berita Lainnya:
Bukan Cuma Prabowo, Ternyata Jokowi Juga Klien dari George Eli Birnbaum

Ia juga mengingatkan dampak sejarah Perang Vietnam yang memicu perpecahan sosial besar di AS. “Konflik tersebut akhirnya mendorong AS ke ambang ‘perang saudara’,” ujarnya, menggambarkan betapa dalamnya dampak konflik berkepanjangan terhadap stabilitas domestik.

Di tingkat global, Li melihat mulai muncul keraguan dari sekutu terhadap AS. “Sifat ilegal dan kesewenang-wenangan konflik tersebut telah menimbulkan keresahan luas di komunitas internasional,” ujarnya.

Ia pun memperingatkan bahwa perang sering kali sulit dikendalikan, sehingga AS perlu segera meredakan eskalasi sebelum dampaknya semakin besar.

image_print
Logo
Suara Netizen
Memuat konten netizen...
ADVERTISMENT
Update Terbaru
ADVERTISMENT
Orinews Logo

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Update Terbaru
Memuat Artikel...
MEMUAT BERITA...
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya