UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Pendiri Yayasan Amal Global Hongmen, Yin Guoju, Resmi Bergabung dengan Web3, Meluncurkan Jaringan Kepercayaan Digital Global

Seiring gelombang digitalisasi global yang terus membentuk lanskap ekonomi dunia, Bapak Yin Guoju — Pendiri Yayasan Amal Global Hongmen, Presiden Asosiasi Sejarah dan Budaya Hongmen Dunia, dan seorang pemimpin yang sangat dihormati di komunitas Tionghoa global — telah resmi mengumumkan bergabungnya beliau ke Web3 sebagai investor, mempelopori pengembangan jaringan kepercayaan digital global yang berfokus pada Aset Dunia Nyata (RWA).

Langkah strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan kepercayaan, kepatuhan, dan warisan budaya, membangun infrastruktur keuangan digital yang berorientasi masa depan bagi komunitas Tionghoa global dan masyarakat internasional.

“Kepercayaan di dunia nyata harus diperluas melalui teknologi baru.” — Yin Guoju

Aksi Kaninus 16

Menjangkarkan Aset Riil untuk Membentuk Kembali Jaringan Nilai Global

Di era transformasi mendalam sistem nilai global saat ini, RWA (Aset Dunia Riil) dianggap sebagai jembatan kunci yang menghubungkan ekonomi riil dengan keuangan digital — dan jalur penting untuk mendorong aset global Tiongkok menuju paradigma keuangan baru.Yin Guoju membayangkan masa depan di mana keuangan adalah “tiga serangkai identitas + aset + konsensus,” yang memungkinkan real estat, hak kekayaan budaya, dana keluarga, tagihan komersial, dan aset berwujud lainnya untuk diautentikasi dengan aman, ditransaksikan secara transparan, dan ditingkatkan di blockchain.

Model ini tidak hanya menyuntikkan vitalitas baru ke dalam modal tradisional tetapi juga mewakili peningkatan komprehensif dalam identitas budaya, logika kelembagaan, dan struktur kekayaan.

“Blockchain bukan sekadar tren teknologi, tetapi peningkatan kelembagaan tentang kepercayaan dan integritas.”— Yin Guoju

Evolusi Digital Kepercayaan Budaya

Selama berabad-abad, tradisi Hongmen — yang berasal dari Dinasti Qing — telah menjadi lebih dari sekadar simbol identitas. Ini adalah “kode kebenaran” yang mengakar kuat dalam komunitas Tionghoa, yang dibangun di atas kepercayaan, kerja sama, dan kemakmuran bersama.Perpindahan ke Web3 bukan sekadar eksperimen teknologi, tetapi juga modernisasi eksistensi budaya:

Sistem identitas digital akan membawa tatanan baru dalam hubungan kepercayaan komunitas.

Mekanisme aset on-chain akan melindungi dan menumbuhkan kredit sosial dan kekayaan keluarga.

NFT akan berfungsi sebagai memorabilia budaya, kredensial identitas, dan alat partisipasi komunitas — bukan sekadar instrumen spekulatif.

Visi utamanya adalah menciptakan rumah digital bagi komunitas Tionghoa global, yang didasarkan pada nilai-nilai jangka panjang dan prinsip-prinsip tata kelola.

image_print
1 2
Stories
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.