Jumat, 26/04/2024 - 14:01 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Enam Langkah Pelihara Kesehatan Mental Lansia

ADVERTISEMENTS

Keluarga perlu mendukung kesehatan mental lansia.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat Memperingati Hari Kartini dari Bank Aceh Syariah
ADVETISEMENTS
Ucapan Belasungkawa Zakaria A Rahman dari Bank Aceh

JAKARTA — Psikolog Mona Sugianto mengatakan, ada enam langkah yang bisa dilakukan untuk memelihara kesehatan mental lansia. Hal itu bisa mulai dari melibatkan mereka dalam hubungan sosial dengan orang di sekitar.

ADVERTISEMENTS
Ucapan Selamat dan Sukses atas Pelantikan Reza Saputra sebagai Kepala BPKA

“Pertama, interaksi sosial itu penting. Bagaimana pun, social connection perlu dijaga agar mereka tetap terlibat entah di RT atau lomba apa misalnya,” kata Mona dalam acara bincang-bincang kesehatan mental yang digelar virtual diikuti di Jakarta pada Senin (24/10/2022).

ADVERTISEMENTS
Manyambut Kemenangan Idul Fitri 1445 H dari Bank Aceh Syariah

Menurut Mona, hubungan sosial sangat baik untuk kesehatan mental lansia. Sebab, mereka tidak akan merasa sendirian atau tidak diperhatikan.

ADVERTISEMENTS


Langkah kedua, lanjut Mona, para lansia juga harus dibuat aktif setiap harinya. Dalam hal ini, penting untuk membuat jadwal harian maupun mingguan sehingga mereka tidak akan merasa bosan.

ADVERTISEMENTS
Mudahkan Hidup Anda!, Bayar PBB Kapan Saja, Di Mana Saja! - Aceh Singkil
Berita Lainnya:
Lansia Cari Kerja, Ini Hal Penting yang Harus Diperhatikan

“Sangat baik kalau kita mendiskusikan. Kita sebagai anak itu membuat jadwal, kita kasih buku catatan. Jadwal harian itu harus ada, misalnya, makan, olahraga, istirahat, berjemur. Misalnya juga rawat kucing atau berkebun,” ujar Mona yang tergabung di Ikatan Psikolog Klinis Wilayah Jakarta.

Selanjutnya, usahakan ada kegiatan mingguan juga. Misalnya, untuk yang di Jakarta kumpul sama teman-teman di Ancol, di pinggir pantai lalu mereka senam pagi.


“Bisa juga berenang, kan itu bagus banget untuk lansia, apalagi yang jalannya masih oke,” kata dia.

Langkah ketiga adalah manajemen stres. Ketika orang tua sedih atau stres, Mona mengatakan keluarga harus berusaha menghibur dengan hal-hal yang dia senangi agar sedih atau stresnya tidak berlarut-larut, misalnya dengan bermain gitar dan bernyanyi bersama jika orang tua menyukai musik.

Langkah keempat adalah latihan dan diet yang baik. Hal ini menurut Mona sangat perlu diperhatikan apalagi lansia biasanya memiliki pantangan terhadap makanan-makanan tertentu karena kondisi kesehatannya.

Berita Lainnya:
Pakar Ginekologi: Perempuan Menopause Boleh Manfaatkan Minyak Zaitun untuk Organ Intim

“Misalnya biasanya kalau lansia kan ada aja entah darah tinggi, gula darah tinggi, asam urat, kita betul-betul harus tahu. Kalau enggak boleh makan yang banyak mengandung gula ya jangan dikasih makanan yang banyak gula, nasi atau karbo,” ucap Mona.

Selanjutnya, langkah keempat adalah memastikan mereka memiliki tidur yang berkualitas. Mona pun menyarankan lansia memiliki diari mimpi, sehingga mereka bisa mencatat setiap mimpi yang dialami.

“Kadang kan pola tidur terganggu oleh mimpi buruk atau apa yang sesuai tema kecemasan dia. Dan tidurnya lihat kadang masih sore udah ngantuk tapi jam 11 udah bangun dan enggak bisa tidur, jadi jam tidurnya juga harus diperhatikan,” ujar dia.

sumber : Antara

Sumber: Republika

x
ADVERTISEMENTS

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi