Selasa, 16/07/2024 - 22:00 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

LIFESTYLE

Tips Mengatasi Batuk Pilek Anak di Musim Hujan

Imunitas tubuh anak menjadi lebih rentan di saat musim penghujan.

Berdasarkan laman Badan Meterorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), periode musim hujan 2022/2023 di sebagian besar daerah Indonesia diperkirakan maju, atau lebih awal dibandingkan periode normal, yaitu di kisaran bulan September hingga November.


Puncak hujan pun disebagian besar wilayah diperkirakan terjadi pada bulan Desember 2022 hingga Januari 2023 dengan intensitas normal hingga di atas normal. Intensitas hujan perlu diantisipasi dengan baik agar tubuh dapat tetap terjaga kesehatannya.


Bagi orang dewasa, tubuh bisa cepat beradaptasi dengan perubahan cuaca karena imunitas tubuh yang sudah terbentuk dengan baik. Namun, perubahan cuaca mengkhawatirkan bagi anak-anak.


Hal demikian terjadi lantaran cuaca yang dingin dan lembab memicu kuman menjadi lebih berkembang sehingga mudah menyerang tubuh anak. Jika tidak bersiap, bisa saja kuman dan virus yang berkembang menyerang imun tubuh anak-anak Ayah Bunda. 


Dokter Spesialis Anak RS Sari Asih Karawaci, Kota Tangerang dr. Iqbal Zein Assyidiqie, SpA, menyebutkan imunitas tubuh anak menjadi lebih rentan di saat musim penghujan. Anak akan mudah mengalami infeksi. Gejala yang lebih sering adalah batuk dan pilek.


Dan iapun memberikan beberapa tips agar Si kecil tetap bisa ceria dan beraktivitas seperti biasa. Ada beberapa cara untuk mengantisipasi anak agar tidak mudah terserang penyakit, berikut adalah beberapa tipsnya:


1. Ajarkan anak agar selalu menjaga kebersihan tangan. Diutamakan dengan menggunakan sabun. Jika tidak ada, bisa menggunakan handsanitizer.


2. Ayah Bunda bisa ajarkan etika batuk dan bersin yang baik pada anak. Ajarkan anak untuk menutup hidung dan mulutnya jika bersin dan batuk dengan sapu tangan, tisu atau lengan sikunya. 


3. Pastikan anak-anak memakai masker terutama di saat berada dalam keramaian. 


4. Berikan nutrisi yang seimbang, cairan yang cukup dan beristirahat yang cukup agar daya tahan tubuh lebih optimal untuk melawan kuman.


5. Dan terakhir, jika diperlukan, bisa diberikan suplemen vitamin. Untuk vitamin apa yang terbaik untuk diberikan, bisa konsultasikan kepada dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.

Sumber: Republika


Reaksi & Komentar

وَلَمْ تَكُن لَّهُ فِئَةٌ يَنصُرُونَهُ مِن دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مُنتَصِرًا الكهف [43] Listen
And there was for him no company to aid him other than Allah, nor could he defend himself. Al-Kahf ( The Cave ) [43] Listen

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi