“Ini menandai adanya dua kubu di PDIP, pro Jokowi dan Megawati. Memang Maruarar setara dengan Budiman di PDIP, ada tapi terkesan ditiadakan, termasuk yang dianggap bukan orang Megawati,” kata Dedi saat dihubungi di Jakarta, Senin (9/10/2023).
Sumber: Gelora































































































