UPDATE

ACEH
ACEH

Dua Wartawan Diintimidasi Tim Pengamanan Firli di Aceh

Usai kejadian itu, Umar kemudian mengabari ke beberapa jurnalis TV lainnya yang tergabung dalam IJTI agar mereka segera ke lokasi untuk sama-sama meliput Firli.

“Selain saya, ada juga wartawan Puja TV namanya Nurmala, dia mengalami intimidasi juga saat mengabadikan foto saya menghampiri Firli. Petugas pengamanan itu memaksa Nurmala menghapus foto tersebut,” ungkap Umar.

Advertisements
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Sementara itu, jurnalis Puja TV, Nurmala, mengaku memang sempat mengambil video ketika Umar sedang meminta izin untuk mewawancarai Firli.

Aksinya tersebut ternyata dilihat oleh tim pengamanan Firli, dan mereka turut menghampiri dan menanyakan apakah Nurmala mengambil rekaman video.

“Saya jawab, ‘Tidak’, trus dia minta izin untuk melihat galeri HP saya, setelah saya hapus file itu kan tidak terhapus langsung, tapi masih tersimpan di spam-nya. Trus saya jawab, ‘Udah saya hapus ya’, kemudian dia meminta saya lagi untuk membuka file sampah. Trus saya bilang, ‘HP saya tidak ada karena otomatis’,” kata Nurmala atau akrab disapa Lala saat dikonfirmasi.

Lala mengatakan, petugas tersebut terus memaksa meminta agar membuka file sampah dan menghapus video yang telah diambil.

“Terus dia meminta hapus. Akhirnya saya hapus. Ya, ini kan sudah tertekan. Dia minta buka HP kita, padahal HP itu kan privasi kita sebenarnya. Sedangkan saya dari awal sudah bilang tidak merekam, tapi dia bersikeras memaksa,” ujarnya.

“Intinya ada intimidasi juga dari dia kan. Kalau tidak ada pemaksaan waktu saya bilang tidak ngerekam, dia pasti langsung pindah, tapi ini tidak mau pindah (pergi) sebelum saya buka galeri,” pungkasnya.

image_print

1 2

Bagaimana reaksi Kamu?

Beri Komentar

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.