Tidak hanya itu, Islam juga mewajibkan negara untuk menjaga nasab dan moral masyarakat dengan berbagai mekanisme. Sistem pergaulan dalam Islam dirancang untuk menciptakan masyarakat yang sehat secara moral dan spiritual. Pendidikan berbasis akidah Islam, misalnya, bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai agama sejak dini, sehingga individu tumbuh dengan pemahaman yang kuat tentang mana yang benar dan mana yang salah.
Selain itu, sistem sanksi dalam Islam diterapkan dengan tegas dan menjerakan. Pelaku perbuatan maksiat tidak hanya dihukum, tetapi juga diberi pembinaan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Hukuman yang tegas ini berfungsi sebagai pencegah (deterrent) bagi individu lain untuk tidak melakukan pelanggaran serupa.
Menutup Celah Masuknya Ide-Ide Liberal
Islam juga menuntut negara untuk menutup semua celah yang bisa menjadi pintu masuk bagi ide-ide liberal. Media-media yang menyebarkan nilai-nilai sekuler dan mempromosikan gaya hidup bebas harus diawasi dengan ketat. Jika ada media yang terbukti merusak moral generasi, negara harus memberikan sanksi tegas, termasuk penutupan atau pencabutan izin operasionalnya.
Tidak hanya itu, negara juga harus menjaga masyarakat dari pengaruh budaya asing yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Misalnya, dengan membatasi akses terhadap konten-konten yang merusak moral di internet dan media sosial. Edukasi kepada masyarakat tentang bahaya liberalisme dan pentingnya kembali kepada ajaran Islam juga harus terus dilakukan secara konsisten.
Menuju Generasi yang Bermoral Tinggi
Untuk menciptakan generasi emas yang bermoral tinggi, kunci utamanya adalah kembali kepada sistem Islam. Islam menawarkan solusi yang komprehensif untuk semua aspek kehidupan, termasuk pergaulan. Dengan menerapkan syariat Islam secara kaffah (menyeluruh), masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang mendukung kebaikan dan menjauhkan dari keburukan.
Sudah saatnya kita menyadari bahwa sekularisme tidak memberikan solusi, tetapi justru memperparah permasalahan. Liberalisasi pergaulan yang terjadi hari ini adalah bukti nyata dari kegagalan sistem sekuler. Sebaliknya, Islam hadir sebagai sistem yang mampu menjaga kehormatan manusia dan menciptakan masyarakat yang bermoral tinggi.
Sebagai individu, kita bisa memulai perubahan ini dari diri sendiri dengan menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita tidak hanya menyelamatkan diri, tetapi juga berkontribusi untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik.
Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan kebenaran dan mengajak orang lain kembali kepada Islam. Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk terus berjuang demi kebaikan umat. Aamiin.































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…