Selama SMA, dia masih aktif dengan kegiatan ekstrakurikulernya, menjadi bagian dari tim sepak bola Junior Varsity bahkan timnya berhasil memenangkan piala dan mewakili provinsinya di tingkat nasional. Lulus SMA, ia diterima di Universitas Virginia dengan Early Decision di mana ia melanjutkan pembelajaran dengan fokus di Drama dan Peradaban Kuno Yunani dan Roma.
Pulang ke Indonesia, Sara mulai aktif bermain peran sekaligus mengurus bisnis keluarga Grup Asrari. Pada 2012, Sara mengawali karier politiknya dengan masuk organisasi sayap Partai Gerindra TUNAS yang didirikan oleh kakaknya dan menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan.
Di tahun yang sama, Sara mendirikan Yayasan Parinama Astha yang bergerak pada perlawanan terhadap praktik perdagangan orang atau human trafficking.
Pada 2013, Sara memasuki Partai Gerindra dan ditugaskan pada Dapil IV Jawa Tengah yang meliputi Sragen, Karanganyar dan Wonogiri. Kemudian, Sara sempat menjabat sebagai Ketua Divisi Advokasi Perempuan di kepengurusan Partai Gerindra periode 2015-2020.
Putri dari Hashim Djojohadikusumo ini sempat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada 2014. Kemudian ia terpilih dan ditempatkan pada Komisi VIII DPR RI yang membidangi Agama, Sosial dan Pemberdayaan Perempuan selama periode 2014-2019.































































































Beri Komentar