Ulama Muda yang gaul ini menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah yang diwariskan kepada kita ummatnya, bukanlah infrastruktur dan arsitektur.
Tetapi Rasulullah mewariskan kepada kultur dan peradaban yang tinggi. Akhlak Rasulullah yang tanpa cela (akhlakul kharimah) harus menjadi teladan bagi kita ummatnya.
Menyenangkan orang lain dalam artian positif dengan cara memberikan pelayanan terbaik kepada ummat adalah ibadah utama yang diajarkan Rasulullah.
Budaya memberi pelayanan terbaik adalah warisan Rasulullah yang harus terus kita optimalkan, sehingga publik merasa puas dengan pelayanan kita sebagai pemangku pelayanan publik. Ujar Ustadz Masrul dengan Bahasa yang santun dan penyampaian yang nyaman.
Setelah penyampaian ceramah, acara peringatan Maulid Nabi ditutup dengan makan bersama dengan menyantap bu kullah serta kuah tuhe. Acara makan bersama ini juga berlangsung secara serentak di seluruh PN se-Aceh yang masing-masingnya disiapkan oleh warga PN masing-masing.(**)






























































































