Sekitar pertengahan 1958, saat operasi militer yang dilakukan oleh pemerintah pusat sedang gencar-gencarnya, ratusan pria sipil digelandang tentara menuju ke arah Jam Gadang. Mereka kemudian dibantai tanpa ampun.
Mengutip Kompas.com, jumlah orang yang dibantai saat itu adalah 187 orang. Mirisnya, hanya 17 orang di antara mereka yang diidentifikasi sebagai anggota PRRI, sementara sisanya adalah orang biasa. Ada yang petani, ada yang pedagang, ada yang pelajar, di mana mereka tidak terlibat langsung dalam pertempuran.
Setelah dibantai, mayat-mayat itu kemudian dijejerkan begitu saja di area sekitar Jam Gadang. Tujuannya adalah menyebarkan teror untuk mematahkan semangat perlawanan masyarakat Sumatera.
Setelah itu, pemerintah pusat membangun “Tugu Pembebasan” di berbagai wilayah di Sumatera Barat. Termasuk di depan Jam Gadang. Tapi tugu tersebut kemudian dihancurkan pada masa pemerintahan Gubernur Sumatera Barat Harun Zain yang bergelar Datuk Sinaro (1967-1977).
Banda Aceh
07.00 WIB
25 °C
Cerah Berawan
Kota Langsa
07.00 WIB
23 °C
Berawan
Aceh Selatan
08.00 WIB
25 °C
Berawan
Aceh Tenggara
08.00 WIB
22 °C
Cerah Berawan
Bali
08.00 WITA
27 °C
Cerah
Banten
08.00 WIB
28 °C
Cerah Berawan
Bengkulu
08.00 WIB
26 °C
Cerah
DI Yogyakarta
07.00 WIB
26 °C
Berawan
Jakarta Pusat
08.00 WIB
29 °C
Berawan
Jambi
06.00 WIB
24 °C
Berawan
Kalimantan Barat
06.00 WIB
24 °C
Berawan
Kalimantan Selatan
08.00 WITA
25 °C
Cerah
Kalimantan Timur
09.00 WITA
29 °C
Berawan
Kalimantan Utara
08.00 WITA
25 °C
Hujan Ringan
Kalimantan Tengah
07.00 WIB
25 °C
Udara Kabur
Lampung
07.00 WIB
26 °C
Berawan
Nusa Tenggara Barat
08.00 WITA
28 °C
Cerah
Palu
09.00 WITA
29 °C
Cerah Berawan
Pangkal Pinang
08.00 WIB
30 °C
Berawan
Riau
08.00 WIB
25 °C
Cerah Berawan
Sumatera Selatan
07.00 WIB
25 °C
Berawan
Sumatera Utara
06.00 WIB
23 °C
Berawan
Sumatera Barat
06.00 WIB
23 °C
Cerah
Kepulauan Bangka Belitung
07.00 WIB
28 °C
Berawan
Kepulauan Riau
06.00 WIB
25 °C
Berawan
Jawa Barat
06.00 WIB
20 °C
Berawan
Jawa Tengah
06.00 WIB
27 °C
Berawan
Jawa Timur
07.00 WIB
29 °C
Cerah
Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)
Komentar Terbaru