“Kenapa harus pilih-pilih? Jika yang dipersoalkan adalah potensi pelanggaran syariat, maka semua bentuk kegiatan publik semestinya dinilai dengan standar yang sama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suryadi menegaskan rangkaian Bhayangkara Fest 2026 tidak hanya berisi hiburan, tetapi juga kegiatan keagamaan, termasuk ceramah Ustaz Adi Hidayat.
“Di dalam rangkaian acara juga ada ceramah agama. Ini menunjukkan kegiatan tersebut tidak semata soal hiburan, tetapi juga memiliki unsur edukasi dan dakwah,” katanya.
Ia menutup pernyataannya dengan mengajak semua pihak menyelesaikan perbedaan pandangan melalui dialog yang sehat dan saling menghormati.
“Saya percaya Polri sangat menghormati ulama Aceh. Karena itu, mari selesaikan perbedaan pandangan ini melalui dialog yang sehat, saling menghormati, dan tetap menjaga persatuan masyarakat Aceh,” pungkasnya. []






























































































Beri Komentar