“Prabowo harus tegas dan berani mereshuffle menteri tiga bidang tersebut. Tanpa keberanian mengganti para menteri di tiga bidang itu, tampaknya sulit bagi Prabowo untuk memulihkan ekonomi, politik, dan hukum,” ujarnya.
Menurut Jamiluddin, pergantian menteri diharapkan dapat mempercepat pemulihan kinerja pemerintah sekaligus mengembalikan tingkat kepuasan publik, sehingga elektabilitas Prabowo dapat kembali meningkat menjelang Pilpres 2029.
“Pilihan tersebut memang teramat sulit, tapi hal itu tampaknya harus diambil bila Prabowo memang ingin mendongkrak kembali elektabilitasnya,” pungkasnya.






























































































