UPDATE

Salam.life
KOMUNITAS

Tingkatkan Skill Siswa Pecinta Alam, Founder GRAS Isi Materi Navigasi Darat di Latihan Gabungan PALH SMAN 2 Medan dan Sabhagiri-6

MEDAN – SMA Negeri 2 Medan menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Latihan Gabungan antara Sispala PALH SMAN 2 Medan bersama Sabhagiri-6 SMA Negeri 6 Medan yang berlangsung penuh semangat, antusiasme, dan nuansa kebersamaan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026 tersebut menjadi salah satu upaya pembinaan generasi muda pecinta alam dalam meningkatkan kemampuan dasar kepencintaalaman, khususnya di bidang navigasi darat dan alam bebas.

Latihan gabungan ini diikuti oleh anggota aktif organisasi siswa pecinta alam dari kedua sekolah dengan tujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia, memperluas wawasan mengenai dunia kepencintaalaman, serta mempererat hubungan silaturahmi antar organisasi pecinta alam pelajar di Kota Medan.

Sejak dimulainya kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi dan praktik lapangan yang disampaikan oleh instruktur.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi Navigasi Darat yang dibawakan langsung oleh Nurhabli Ridwan selaku Founder sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS). Materi navigasi darat dipilih karena menjadi salah satu kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap anggota pecinta alam, baik dalam kegiatan penjelajahan, pendakian, eksplorasi alam, maupun kegiatan kemanusiaan dan kebencanaan di lapangan.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan dasar navigasi darat, pemahaman fungsi dan penggunaan kompas, orientasi medan, teknik menentukan arah perjalanan, membaca kondisi lapangan, hingga pengenalan titik koordinat dan teknik dasar menentukan posisi di alam terbuka.

Selain mendapatkan teori di dalam ruangan, para peserta juga diajak untuk melakukan praktik langsung penggunaan alat navigasi di lingkungan sekolah guna memperkuat pemahaman materi yang telah disampaikan.

Dalam pemaparannya, Nurhabli Ridwan menjelaskan bahwa navigasi darat bukan hanya sekadar kemampuan membaca arah, tetapi juga menjadi keterampilan penting dalam membangun ketelitian, kemampuan berpikir cepat, kerja sama, dan mental tangguh saat berada di lapangan.

Menurutnya, seorang pecinta alam harus mampu memahami kondisi medan dan mengambil keputusan secara tepat demi keselamatan diri maupun tim.

“Kemampuan navigasi darat merupakan salah satu dasar penting bagi seorang pecinta alam. Tidak hanya digunakan dalam kegiatan penjelajahan, kemampuan ini juga sangat berguna dalam kondisi tanggap bencana, pencarian dan pertolongan, maupun kegiatan kemanusiaan lainnya di lapangan. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami dan menguasai dasar-dasar navigasi sejak dini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan latihan gabungan seperti ini menjadi wadah positif bagi para pelajar untuk mengembangkan karakter, meningkatkan kedisiplinan, memperkuat rasa tanggung jawab, serta membangun solidaritas antar anggota organisasi pecinta alam. Selain itu, kegiatan kepencintaalaman dinilai mampu membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Kegiatan seperti ini penting untuk membangun karakter, kedisiplinan, kerja sama tim, serta meningkatkan wawasan anggota pecinta alam agar lebih siap menghadapi tantangan di alam terbuka. Saya berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi sarana pembelajaran positif bagi pelajar,” tambahnya.

Ketua Umum Sispala PALH SMAN 2 Medan, Santa Sinaga dalam keterangannya menyampaikan bahwa latihan gabungan tersebut bukan hanya menjadi kegiatan pembelajaran biasa, melainkan juga menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi antar organisasi siswa pecinta alam di Kota Medan.

Menurutnya, komunikasi dan solidaritas antar organisasi sangat penting untuk membangun semangat kolaborasi dalam berbagai kegiatan positif di masa mendatang.

Ia mengatakan bahwa melalui latihan gabungan ini, para peserta dapat saling bertukar pengalaman, wawasan, dan pengetahuan mengenai dunia kepencintaalaman.

Dengan adanya interaksi antar anggota organisasi, diharapkan dapat tercipta hubungan yang harmonis serta semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan menjalankan kegiatan sosial.

“Latihan gabungan ini menjadi momentum yang baik untuk mempererat persaudaraan antar siswa pecinta alam. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar anggota semakin berkembang, memiliki mental yang kuat, serta mampu menjadi generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta dari Sabhagiri-6 SMA Negeri 6 Medan, Iqbal mengungkapkan rasa senang dan antusiasnya dapat mengikuti kegiatan latihan gabungan tersebut.

Ia menilai materi yang diberikan sangat bermanfaat, terutama karena disertai praktik langsung di lapangan yang membuat peserta lebih mengetahui penggunaan navigasi darat secara nyata.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman baru yang sangat berharga bagi anggota siswa pecinta alam.

Selain memperoleh ilmu pengetahuan baru, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk memperluas relasi dan mempererat persaudaraan dengan anggota organisasi pecinta alam lainnya.

“Latihan gabungan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain menambah ilmu tentang navigasi darat, kegiatan ini juga membuat kami bisa saling bertukar pengalaman dan mempererat persaudaraan antar anggota siswa pecinta alam. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan penuh semangat hingga akhir acara. Para peserta tampak antusias mengikuti materi hingga praktik lapangan yang dipandu langsung oleh instruktur.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan juga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, mencerminkan semangat solidaritas yang kuat di antara para peserta latihan gabungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para anggota organisasi siswa pecinta alam dapat semakin memahami pentingnya keterampilan dasar kepencintaalaman, meningkatkan rasa peduli terhadap lingkungan, serta memiliki kesiapan mental dan kemampuan dalam menghadapi berbagai kondisi di alam terbuka maupun kegiatan sosial kemanusiaan di masa mendatang.

image_print
Stories

Bagaimana reaksi Kamu?

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.