UPDATE

Salam.life
LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

Gemarikan Hadir di Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, DKP Aceh Sajikan 1.000 Porsi Olahan Ikan untuk Santri

BANDA ACEH – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh kembali menggelar kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dengan membagikan sebanyak 1.000 porsi olahan hasil perikanan kepada santri di Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, Banda Aceh, Senin (20/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh dalam meningkatkan angka konsumsi ikan masyarakat sekaligus mendorong pemenuhan gizi seimbang bagi generasi muda, khususnya para santri yang menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.

Sejak pagi, tampak di lokasi kegiatan Tim Gemarikan DKP Aceh yang dikomandoi oleh Kasubkoordinator Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP), Fitriani, S.Pi., M.Si., sibuk menyiapkan berbagai keperluan agar pelaksanaan kegiatan berlangsung sukses. Mulai dari proses penyajian menu, penataan lokasi, hingga pendistribusian makanan kepada para santri dipersiapkan secara matang sehingga kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Aksi Kaninus 16

Sebanyak 1.000 porsi menu berbahan baku ikan disajikan kepada para santri, terdiri atas bakso ikan, nugget ikan, serta berbagai olahan ikan lainnya. Suasana kegiatan berlangsung meriah. Tampak para santri sangat antusias menikmati bakso ikan yang disajikan, bahkan banyak di antaranya mengantre dengan tertib untuk mendapatkan hidangan tersebut. Antusiasme itu menunjukkan bahwa olahan ikan dapat menjadi menu favorit sekaligus sarana meningkatkan konsumsi ikan di kalangan generasi muda.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Safrizal, S.STP., M.Ec.Dev, mengatakan bahwa Gemarikan merupakan program strategis untuk membangun kebiasaan masyarakat mengonsumsi ikan sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa ikan merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang kaya akan omega-3, vitamin, dan mineral sehingga sangat baik untuk mendukung pertumbuhan, kecerdasan, serta kesehatan generasi muda,” ujarnya.

Safrizal menambahkan, penyajian ikan dalam bentuk produk olahan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan minat konsumsi ikan, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Selain bergizi, produk olahan perikanan juga memiliki cita rasa yang beragam dan praktis untuk dikonsumsi.

Selain menikmati hidangan olahan ikan, para santri juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi ikan secara rutin sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Melalui kegiatan Gemarikan, DKP Aceh berharap budaya makan ikan semakin berkembang di lingkungan pesantren dan sekolah sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Aceh yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.[]

image_print
Stories
Story Terbaru
MEMUAT STORY...

Bagaimana reaksi Kamu?

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.