BANDA ACEH — Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 resmi dimulai di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (10/9/2026).
Sebanyak 21 tim kabupaten/kota ikut berkompetisi menampilkan kreasi terbaik dalam mengolah berbagai jenis ikan menjadi menu yang sehat, bergizi dan menarik.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh, Ny. Marlina Muzakir, yang hadir bersama Staf Ahli TP-PKK Aceh, Ny. Mukarramah Fadhlullah, serta sejumlah pengurus TP-PKK Aceh dan Kab/Kota.
Kehadiran Ketua Forikan Aceh dalam pembukaan LMSI menjadi bagian dari penguatan kampanye peningkatan konsumsi ikan di tengah masyarakat.
Sebelumnya, Marlina juga tercatat aktif mendorong berbagai program pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesehatan masyarakat melalui TP-PKK Aceh.
Dalam kegiatan tersebut, 21 tim perwakilan kabupaten/kota menampilkan kemampuan dan kreativitas masing-masing dalam mengolah ikan menjadi berbagai hidangan.
Peserta tidak hanya dituntut menghasilkan masakan yang lezat, tetapi juga memperhatikan nilai gizi, kreativitas pengolahan dan penyajian.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Safrizal, S.STP., M.Ec.Dev., dalam sambutannya menyampaikan bahwa LMSI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi memasak, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat untuk menjadikan ikan sebagai sumber pangan bergizi dalam menu keluarga.
Menurutnya, ikan memiliki kandungan protein yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan, terutama bagi anak-anak. Karena itu, kampanye konsumsi ikan perlu dilakukan secara kreatif agar semakin dekat dengan masyarakat.
LMSI juga menjadi ruang bagi daerah untuk memperkenalkan beragam inovasi olahan ikan yang dapat dikembangkan di tingkat keluarga maupun menjadi peluang usaha bagi pelaku UMKM pengolahan hasil perikanan.
Melalui kegiatan tersebut, DKP Aceh bersama Forikan Aceh terus mendorong agar konsumsi ikan tidak hanya meningkat dari sisi jumlah, tetapi juga semakin beragam dalam bentuk olahan yang sehat, aman dan disukai keluarga.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat gerakan Gemarikan dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat serta pembangunan Generasi Emas Aceh yang sehat, cerdas dan produktif.
Dengan keikutsertaan 21 tim kabupaten/kota, LMSI Provinsi Aceh 2026 diharapkan menjadi ajang berbagi kreativitas sekaligus memperluas inspirasi menu ikan bagi masyarakat Aceh.[]

































































































Beri Komentar