Harian Aceh Indonesia menampilkan berbagai iklan online kepada para pengunjung. Mohon dukungannya untuk membiarkan situs kami ini tetap menayangkan iklan dan dijadikan whitelist di ad blocker browser anda.
Selasa, 26/09/2023 - 02:41 WIB
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi

TERBARU

EDUKASI
EDUKASI

Dospulkam  IPB University Kenalkan Pemasaran Digital kepada Warga Desa Jabong, Subang

Pemasaran secara digital dapat meningkatkan penjualan.

SUBANG — Dosen IPB University dari Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL) mengenalkan pemasaran digital bagi warga Desa Jabong, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, beberapa waktu lalu.  Kegiatan dilakukan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat lewat program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam).


Tim tersebut terdiri dari Asti Istiqomah SP  MSi,  Dr Nuva SP MSc, Dr Nia Kurniawati Hidayat, Osmaleli SE  MSi dan Dea Amanda SE MSi. Topik pengabdian mereka adalah “Peningkatan Kapasitas Petani dan Pelaku Usaha Pertanian dalam Manajemen Usaha dan Keuangan Berbasis Digital di Jabong Hydro Farm, Kabupaten Subang”.


Dalam paparannya, Dr Nia Kurniawati menjelaskan pemasaran digital beserta manfaatnya. Pemasaran secara digital dapat meningkatkan penjualan dan lebih dekat dengan konsumen sehingga akan mudah meningkatkan pendapatan.


“Digital marketing merupakan strategi pemasaran melalui media digital dan internet sebagai cara untuk mempromosikan suatu produk atau merek. Teknologi informasi yang sangat berkembang pesat, persaingan yang semakin ketat diperlukan adanya pemasaran digital,” kata Dr Nia Kurniawati dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (8/7/2022).

AII Pertemukan Inventor dan Industri, Delapan Invensi Siap Komersialisasi


Ia juga menjelaskan terdapat kelebihan dan kekurangan dalam pemasaran digital. “Kelebihannya selain kecepatan penyebarannya, pemasaran secara digital juga dapat membangun nama brand. Sedangkan kekurangannya adalah memerlukan koneksi internet, masalah pembayaran dan kurangnya kepercayaan konsumen,” terang Dr Nia.


Peserta pelatihan didominasi ibu rumah tangga yang memiliki usaha industri rumahan. Produk yang mereka buat adalah olahan pangan seperti dodol tomat, dodol buah naga, kripik pisang koin, kripik bayam dan lain-lain.


Agar usaha mereka dapat berkembang dengan pesat, Dr Nia memperkenalkan jenis-jenis pemasaran digital berupa website, media sosial, iklan online, dan email. Pemasaran juga dapat  berupa video marketing. Ibu-ibu juga diajarkan cara mempraktikkan bagaimana memulai digital marketing sampai dapat bergabung dengan forum marketplace publik.

Tak Terima Dicopot, Eks Kepsek Cibeureum 1 Bakal Gugat SK Wali Kota Bima Arya

Sumber: Republika

Reaksi & Komentar

Berita Lainnya

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ditemukan berita/artikel lainnya.
IndonesianArabicEnglishRussianGermanFrenchChinese (Simplified)JapaneseMalayHindi
Click to Hide Advanced Floating Content

Click to Hide Advanced Floating Content