UPDATE

Salam.life
NASIONAL
NASIONAL

Ada Kejanggalan dalam Kasus Roy Suryo

Jadi perubahan yang dapat dikategorikan melecehkan Presiden Joko Widodo ini meski beliau sendiri tak pernah mengomentarinya, dapatlah dijerat sebagai penghinaan pribadi Presiden.

Pelaku pembuat meme itu harus dimintai keterangan dan bila terbukti maka proses hukum inilah yang semestinya berjalan.

Hingga dapat disimpulkan bahwa penistaan secara ajaran agama Buddha tampaknya tak relevan. Apalagi fakta adanya stupa Buddha berwajah Gus Dur yang dibuat seorang seniman pun tak pernah membuat umat Buddha merasa dinista.

Kualitas umat Buddha terkait penghinaan sudah teruji ribuan tahun. Tak perlu membalas karena karma berbuah pada pembuatnya dan bukan pada yang dihinakan.

Roy Suryo telah berbuat ikut serta memprotes di laman Twitternya terkait rencana kenaikan tarif masuk Candi Borobudur oleh umat Buddha yang demikian tinggi, namun justru kini harus menderita oleh pelapor atas nama umat Buddha itu sendiri. Miris.

Tampaknya memang para lembaga agama-agama di Indonesia yang pluralis ini perlu duduk bersama menemukan formula penanganan terhadap hal-hal yang dapat dikategorikan penistaan agama.

Agar suasana kesejukan dapat terus dijaga bersama dan situasi yang dirasakan adanya kejanggalan pada kasus Roy Suryo ini dapat dikembalikan pada tempatnya yang relevan di kedua hukum negara dan hukum agama itu sendiri.

(Penulis adalah pemerhati sosial politik)

image_print
1 2
Stories

Bagaimana reaksi Kamu?

Terkait

Tampilkan Lainnya Loading...Tidak ada lagi data informasi lainnya.